Jumat, 24 April 2026, pukul : 00:44 WIB
Surabaya
--°C

Antisipasi Curah Hujan Tinggi, Kadishub Nyono: Kita Berupaya Lakukan Ramp Check

Kadishub Jatim Nyono

SURABAYA-KEMPALAN:. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur Nyono meminta semua pihak berhati-hati dalam menghadapi cuaca ektrem. Pasalmya, berdasarkan data BMKG Juanda menunjukkan adanya potensi peningkatan signifikan curah hujan pada Januari tahun 2026.

Berdasarkan pemantauan BMKG Juanda, intensitas hujan pada Desember 2025 mencapai 20%, sementara Januari diperkirakan meningkat hingga 58% atau hampir tiga kali lipat, sebelum menurun kembali menjadi sekitar 22% pada Februari 2026.

“Kita akan berusaha melakukan ramp check. Dan ramp check ini sudah kita lakukan di terminal tipe B, kemudian di pool-pool bus, dan tempat-tempat wisata secara acak,’ kata Nyono, Selasa (30/12).

Yang penting, lanjut Nyono, kita siapkan seluruh sarana laik jalan. “Intinya di situ,” tegas Nyono.

Sedang untuk para pengemudi, dia mengimbau agar beristirahat kalau memang cuacanya buruk sehingga kendaraan tidak bisa dikemudikan.

“Sebab cuaca memang sangat berpengaruh. Karena salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan itu adalah cuaca,” tegas Nyono.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem ini, Nyono mengatakan bahwa Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 5 Desember 2025, sebagai bagian dari ikhtiar mitigasi.

“Dengan OMC ini, kita harapkan curah hujan yang ada di daratan Jawa Timur tidak terlalu deras, sehingga kita buang ke laut,” jelas Nyono.

Sedang untuk kawasan pantai, Nyono menyebut bahwa biasanya cuaca yang buruk disertai gelombang tinggi. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat jangan terlalu jauh dari pengawasan petugas wisata pantai.

“Karena kita tidak tahu kapan datangnya gelombang tinggi di saat cuaca ekstrem seperti ini, sehingga harus waspada. Termasuk di arung jeram, harus hati-hati. Sebab banjir dari hulu bisa tiba-tiba terjadi,” ujar Nyono.

Sehingga, Nyono mengingatkan agar masyarakat membaca dan mematuhi rambu-rambu peringatan yang dipasang Pemprov Jatim di beberapa objek wisata.

Pada kesempatan tersebut, Nyono juga memprediksi bahwa Malang Raya bakal diserbu wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Termasuk Malang Selatan dan Kota Batu.

“Khususnya pada tanggal 31 Desember 2025. Karena bakal banyak masyarakat yang merayakan tahun baru di Malang Raya, Malang Selatan, dan Kota Batu,” katanya.

Karena itu, ia meminta seluruh pengelola wisata, khususnya wisata pantai dan air, agar orang tua meningkatkan pengawasan demi mencegah hal yang tidak kita inginkan.

Selain itu, ia juga mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan menjaga anak-anak dan keluarganya, terlebih di tengah potensi hujan yang masih tinggi, khususnya saat beraktivitas di kawasan wisata pantai dan air.

Menurutnya, kewaspadaan ini bukan hanya untuk Nataru, tetapi bersifat jangka panjang. Mengingat pada Januari hingga Februari masih berpotensi hujan, sementara arus mudik Idul Fitri juga diprediksi akan meningkat. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.