Bonus Atlet Porprov IX Sidoarjo Cair, Bupati Subandi Minta Atlet Berprestasi Setia Bela Daerah

waktu baca 2 menit
Bupati Subandi memberikan bonus secara simbolis kepada atlet akuatik di pendopo kabupaten Sidoarjo (foto istimewa)

SIDOARJO -KEMPALAN: Bonus atau uang saku bagi atlet, pelatih, dan ofisial yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur tahun 2025 akhirnya cair. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Bupati Sidoarjo, Subandi secara simbolis menyerahkan langsung apresiasi tersebut dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (11/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di kancah provinsi. “Ini adalah bentuk komitmen dan janji Pemkab Sidoarjo kepada pahlawan olahraga kita. Jangan dilihat nominalnya, tapi ini adalah penghargaan atas tetesan keringat dan kerja keras kalian,” ujar Subandi.
Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para atlet berprestasi, terutama mereka yang menyabet medali emas, perak, dan perunggu. Ia secara tegas meminta agar para atlet andalan Sidoarjo tidak tergoda untuk pindah ke daerah lain yang mungkin menawarkan iming-iming lebih besar.
“Sidoarjo adalah rumah kalian, tempat kalian dibina dan dibesarkan. Kami berharap atlet-atlet terbaik ini tetap setia membela panji Sidoarjo di kompetisi-kompetisi mendatang. Pemkab akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas olahraga,” tegasnya.
Sorotan dari Cabor Percasi: KONI Sidoarjo Dinilai Lambat Gelar Rakerkab
Di tengah suasana penuh sukacita pencairan bonus atlet, terselip kritik tajam dari salah satu cabang olahraga (Cabor) yang menyoroti kinerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Cabang Olahraga Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sidoarjo, Yusuf Satriyono secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terkait lambatnya pelaksanaan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Sidoarjo.
Menurutnya, Rakerkab merupakan forum tertinggi organisasi KONI yang sangat vital untuk menyusun program kerja tahunan, evaluasi kinerja, dan sinkronisasi agenda dengan seluruh Cabor.
“Pencairan bonus memang baik, tapi aspek organisasi juga tidak kalah penting. Hingga saat ini, Rakerkab KONI Sidoarjo belum juga terlaksana. Keterlambatan ini menghambat Cabor-Cabor di bawah naungan KONI untuk menyusun program kerja dan anggaran secara maksimal,” kritik Ketua Percasi.
Ia mendesak agar KONI Sidoarjo segera menjadwalkan dan melaksanakan Rakerkab dalam waktu dekat demi kelancaran pembinaan atlet di tahun depan. “Jangan sampai karena lambatnya administrasi, prestasi atlet Sidoarjo menjadi terhambat,” pungkasnya.(Ambari Taufiq M Fasichullisan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *