Senin, 20 April 2026, pukul : 03:05 WIB
Surabaya
--°C

Gelar Musker, PMI Jatim Bahas Program Kerja 2023

SURABAYA-KEMPALAN:
PMI Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Kerja (Musker) tahun 2022 di Gedung BK3S Surabaya, Senin (19/9). Musker ini dilaksanakan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan sepanjang tahun 2022 dan pembahasan program kerja tahun 2023.

Kegiatan tahunan ini diikuti pengurus dan dewan kehormatan PMI Jatim serta peserta dari 38 pengurus PMI kabupaten/kota se-Jatim. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua PMI Jatim H. Imam Utomo.

Dalam kesempatan itu, mantan gubernur Jatim dua periode tersebut menyampaikan gambaran ketika mengikuti Mukernas PMI di Jakarta, bulan lalu. Imam Utomo mengatakan, Mukernas berlangsung dinamis. Hampir seluruh peserta diberi kesempatan menyampaikan pendapatnya.

Karena Jawa Timur diberi waktu sebentar dan kebetulan yang dibicarakan sudah disampaikan oleh pengurus daerah lainnya, maka Jawa Timur hanya menyampaikan laporan soal gudang PMI di Gresik yang pagarnya mau roboh dan diharapkan bisa segera diperbaiki.

“Sebab jika terlambat pagar tersebut bisa roboh dan tidak menutup kemungkinan bisa mencelakai orang lain,” kata Imam Utomo.

Hal kedua yang disampaikan, lanjut Imam Utomo, yakni soal kantor PMI Jatim di Jalan Karang Menjangan Surabaya yang ternyata tanahnya masih punya Kemenkes.

“Harusnya jadi satu dengan wilayah RSUD Dr. Soetomo sebagai peninggalan Kanwil Kesehatan dan sudah dikembalikan ke Pemprov Jatim. Namun, ternyata aset gedung PMI Jatim kelewatan,” ungkapnya. Namun, kata Imam Utomo, masalah itu sedang diurus agar bisa kembali lagi ke Pemprov Jatim.

Selain soal keberadaan kantor PMI Jatim, mantan Pangdam V/Brawijaya ini juga menyebut beberapa program yang dibicarakan dalam Musker PMI Jatim kali ini. Antara lain soal rencana program tahun 2022 yang sudah berjalan maupun yang akan dilakukan.

Selanjutnya adalah menyusun rencana program tahun depan seperti mengikuti Jambore Nasional Remaja dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.

Sementara mengenai program tahun ini yang akan dilakukan seperti temu karya, memberikan penghargaan bagi pendonor darah 75 kali, dan mengirimkan peserta donor darah 100 kali yang mendapat penghargaan langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Pasalnya, sudah tiga tahun program ini berhenti akibat pandemi Covid-19 dan kesibukan presiden, sehingga tahun ini cukup banyak yang diberangkatkan.

“Dari pemerintah pusat yang diundang dari berbagai daerah dibatasi 700 peserta, namun Jatim diberi kesempatan mengirimkan 325 peserta. Tentu ini juga sebagai penghargaan dari pemerintah terhadap PMI Jatim dan jajaran sebagai provinsi terbaik di tanah air dalam bidang donor darah,” beber Imam Utomo.

“Soal siapa yang nanti diberangkatkan masih kita pikirkan lagi. Karena dalam tiga tahun ini ada lebih dari 1.000 peserta yang sudah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali dan layak menerima penghargaan. Sehingga nantinya perlu dipikirkan pembagian siapa saja yang diusulkan untuk berangkat. Dibagi setiap tahun berapa,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua PMI Jatim Soebagyo dalam laporannya mengatakan bahwa Musker PMI Jatim tahun ini memang diharapkan banyak terjadi dialog peserta dari kabupaten/kota dengan pengurus PMI Jatim terkait evaluasi program pelaksanaan anggaran 2022 dan penyusunan program kerja tahun anggaran 2023.

Sebelum Musker, dilaksanakan upacara memperingati HUT ke-77 PMI di halaman Gedung BK3S dan pemotongan tumpeng yang dilakukan Ketua PMI Jatim H Imam Utomo S. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.