Surabaya — Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono meminta Pemkot Surabaya melalui PD Pasar Surya mempercepat perbaikan tahap dua Pasar Kembang. Usai inspeksi lapangan, ia menekankan penanganan kebocoran di lantai 1 sisi selatan sebagai langkah darurat sambil menunggu pembenahan menyeluruh di lantai atas.
“Pembenahan tahap dua harus dipacu. Titik-titik yang bocor ditangani segera, agar aktivitas pedagang tidak terus terganggu,” kata Bambang Haryo setelah meninjau kondisi pasar yang pernah terdampak kebakaran tersebut.
Menurutnya, kondisi sisi selatan yang masih dipenuhi rongsokan dan belum tertutup atap berbanding terbalik dengan sisi utara yang sudah dibenahi. Ia meminta pembersihan rongsokan di lantai 2 dilakukan tanpa menunda, untuk meminimalkan risiko kerusakan berulang saat memasuki musim hujan.
Tak hanya infrastruktur, keamanan juga jadi sorotan. Bambang menerima keluhan pedagang terkait pencurian uang hasil jualan dengan nilai kerugian hingga puluhan juta rupiah. Ia menilai jumlah petugas keamanan tidak memadai untuk pasar yang bisa dikunjungi hingga 10 ribu orang per hari. “Idealnya lima satpam per shift dan pemantauan CCTV diperkuat,” ujarnya. Sebagai dukungan awal, ia menyumbang 3 unit CCTV dan 3 alat pemadam kebakaran (APAR).
Di sisi harga, kenaikan sembako dinilai relatif moderat—contohnya minyak goreng naik sekitar Rp1.000—namun tetap perlu pengawasan agar daya beli tetap terjaga. Untuk memotivasi pelayanan terbaik, Bambang memberikan piala dan tali asih kepada pedagang.
Bambang merangkum tiga prioritas: (1) perbaikan darurat pada titik kebocoran, (2) pembersihan rongsokan dan penutupan atap dalam tahap dua, serta (3) penguatan pengamanan terpadu. “Targetnya jelas: pedagang terlindungi, pembeli nyaman, dan Pasar Kembang kembali produktif,” tegasnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi