SIDOARJO -KEMPALAN: Timnas Indonesia U-23 yang mengawali laga kandang dengan hasil yang kurang baik setelah hanya bermain imbang 0-0 saat lawan Laos (03/09) kini Kadek Arel Priyatna dkk di laga selanjutnya yakni menghadapi Macau tanggal 6 September dan Korea Selatan tiga hari kemudian atau tepatnya tanggal 9 September di Stadion Gelora Delta Sidoarjo di tuntut tidak hanya sekedar menang. Tapi Tim asuhan Gerald Vandenburg ini harus bisa menang besar di dua laga tersisa.
Gerald Vandenburg sendiri usia di tahan imbang 0-0 Laos mengakui bahwa menghadapi Macau dan Korea Selatan bukan pekerjaan mudah bagi Timnas Indonesia. Sebab Indonesia kini dalam tekanan mental yang cukup serius.
” Ya harus di akui bahwa mental bertanding Kadek Arel Priyatna dkk masih labil. Dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih,” ucap Vandenburg kepada awak media (03/09).

Lebih lanjut Pelatih asal Belanda ini mengatakan jika dalam dua pertandingan sisa Indonesia tidak bisa memenangi pertandingan alamat nasib Indonesia hanya akan menjadi penonton di putaran final AFC U 23 Asian Cup Saudi Arabia 2026.
Seperti di ketahui bahwa untuk lolos langsung ke putaran final AFC U 23 Asian Cup Saudi Arabia 2026 mendatang hanya 11 juara group hasil Qualifiers plus 4 runner up terbaik hasil kompetisi yang akan mendampingi tuan rumah Saudi Arabia di putaran final.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi