Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 23:09 WIB
Surabaya
--°C

‎Juni Soekendar Pameran Tunggal di Galeri Merah Putih



KEMPALAN: Kata “nyaris” sering berarti hampir gagal, hampir jatuh, atau hampir menyerah. Namun bagi Juni Soekendar, “nyaris” justru menjadi sumber inspirasi. Itulah tajuk pameran tunggal pertamanya di Galeri Merah Putih, Balai Pemuda Surabaya, 30 Agustus–4 September 2025.

‎Sejumlah peristiwa unik mengiringinya. Menjelang pembukaan, izin acara sempat terancam dicabut karena demo di Grahadi. Juni sendiri hampir tak bisa hadir akibat terkilir di Jakarta. Bahkan Zaenab, MC acara, mengalami kecelakaan tunggal hingga wajahnya memar. Semua serba nyaris.

‎Namun di balik segala rintangan, bunga-bunga tetap mekar di kanvas. Dua puluh karya realis menampilkan ragam warna, merah hibiscus, putih lembut, hingga marun yang teduh. Sapuan kuasnya menyiratkan pesan sederhana: hidup tak harus sempurna untuk indah.

‎Lahir di Jakarta, Juni pernah meniti karier di dunia perbankan sebelum beralih total ke seni rupa dan menulis. Ia dikenal lewat buku “Seni Lukis di Atas Kain”, berbagai artikel di majalah, serta novel dan buku pengembangan diri.

‎Kini, pameran “Nyaris” menjadi tonggak perjalanan kreatifnya. Meski penuh hambatan, karya-karyanya tetap memberi kesejukan dan harapan, seperti bunga yang nyaris gugur namun memilih untuk tetap mekar.

‎Rokimdakas
‎1 September 2025

BACA JUGA  Sidoarjo Raih WTP 13 Kali Beruntun: Bukti Ketatnuya Tata Kelola di Tengah Pusaran Badai OTT Jawa Timur
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.