Jumat, 12 Juni 2026, pukul : 06:35 WIB
Surabaya
--°C

Pantau Distribusi Beras Medium SPHP di Pasar Soponyono, Ini Komentar Khofifah

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat memantau distribusi dan penjulan beras medium SPHP di Pasar Soponyono, Senin (28/8). (Foto: Dwi Arifin/kempalan.com).

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau distribusi dan penjualan beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Soponyono, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Senin (25/8).

Khofifah menyebut kebutuhan beras medium SPHP di masyarakat sangat tinggi, namun suplai beras tersebut tidak datang tiap hari di Pasar Soponyono.

“Mereka bilang lebih banyak membeli medium. Berarti SPHP itu memang kebutuhan yang sangat tinggi,” kata Khofifah kepada awak media.

Menurut Khofifah, ketersediaan beras medium SPHP di Pasar Soponyono pada Agustus ini tidak merata di semua toko.  Hanya penjual yang terdaftar dalam program SPHP lancar mendapat suplai beras.

“Tidak semua sama, yang bisa mengisi aplikasi mereka bisa lebih lancar. Tapi yang kebutuhannya tidak sebesar seperti yang
dibutuhkan pada saat dia harus mengisi aplikasi Itu yang memang masih ada masalah,” jelasnya.

BACA JUGA  Thailand Catat Kenaikan Jumlah Kedatangan Wisatawan pada Mei 2026

“Kan tidak boleh mereka merangkap distributor. Jadi ada toko yang sekali dia bisa mengakses sampai 2 ton. Tapi ada yang kebutuhan hariannya hanya 20 pack, 20 pack kali 5 kilogram,” tegasnya.

Kendati demikian, harga beras medium SPHP di Pasar Soponyono masih dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp63.000 per lima kilogram. Artinya, ini menandakan bahwa stok beras masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Tidak, tidak di atas HET. Jadi yang tadi itu Rp63.000 (per lima kilogram),” terang gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Namun, Khofifah menyebut kondisi ini masih bisa berpotensi menimbulkan kelangkaan apabila distribusi beras medium SPHP tidak merata di sejumlah pasar.
Untuk itu Khofifah berharap kepada Bulog supaya terus mendistribusikan beras medium SPHP lebih lancar untuk menjangkau seluruh pasar dan menjaga stok di masyarakat.

BACA JUGA  Panen Protein Biru, Mahasiswa Unesa Sulap Lele Bioflok Jadi Senjata Pengentas Stunting dan Peluang Bisnis

“Yang tentu kita berharap bahwa Bulog bersama Bapanas Badan Pangan Nasional bisa terus mendistribusikan dengan lebih lancar lagi, lebih merata lagi, lebih menjangkau lagi kira-kira gitu,” pungkasnya..(Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.