
SIDOARJO-KEMPALAN: Sebanyak 78 pembalap sepeda cilik (tanpa pedal) beradu kecepatan dalam Kejuaraan Pushbike bertitel “Junio Fun Rice BRI X Des 2025” yang digelar di Parkir Timur GOR Delta Sidoarjo, Sabtu (19/7).
Kejuaraan ini digelar Komunitas Pushbike Sidoarjo atau Delta Eagle Sidoarjo bekerja sama dengan Bank Republik Indonesia (BRI) Cabang Sidoarjo.
“Sebenarnya yang berminat mendaftar cukup banyak, tapi untuk kali ini hanya kita batasi 78 peserta,” kata Said, Ketua Delta Eagle Sidoarjo, kepada kempalan.com.
Menurut Said, peserta kejuaaraan ini tidak dipungut biaya. Kendati demikian, panitia menyediakan hadiah uang pembinaan bagi pembalap yang tampil sebagai juara di tiap kelompok umur (KU), baik putra maupun putri. Yakni KU 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun, 6 tahun, 7 tahun, dan 8 tahun.

“Juara I sampai VI akan naik podium. Tapi yang berhak mendapat hadiah uang pembinaan hanya juara I, II, dan III,” ungkap Said.
Untuk juara I mendapat uang pembinaan Rp 250 ribu, juara II Rp 200 ribu, dan juara III Rp 150 ribu. “Baik putra maupun putri hadiahnya sama, tidak ada perbedaan,” terang Said.
Seperti Arzaka yang tampil sebagai juara I untuk kategori KU 5 tahun putra. Didampingi ibunya, bocah yang masih duduk di bangku TK B ini mengaku senang dan bangga bisa meraih juara I dan dapat hadiah uang pembinaan Rp 250 ribu. “Senang, bangga,” katanya, singkat, lantas berlari-lari dengan teman-temannya sesama pembalap.

Ibunya bercerita kalau awalnya ia mengajak Arzaka menekuni pushbike hanya untuk mengisi waktu, supaya anaknya itu punya kegiatan yang positif di luar rumah. “Alhamdulillah, ternyata dia (Arzaka) senang dan bisa berprestasi di pushbike,” ucapnya.
Ibu berhijab ini berjanji akan terus mendukung anaknya untuk menekuni olahraga pushbike. Bahkan, ia rela mengantar anaknya untuk berlatih dua minggu sekali, yaitu Kamis malam di Transmart Sidoarjo dan Minggu pagi di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo.
“Kamis malam latihannya di Transmart mulai jam 19.00-21.00 WIB. Sedang Minggu pagi di Mall Pelayanan Publik Jalan Lingkar Timur mulai jam 08.00-10.00 WIB,” pungkasnya.
Muncul Sebelum Covid-19
Sebagaimana kita ketahui, pushbike atau kick bike adalah sepeda roda dua tanpa pedal (kayuhan), tanpa rantai dan sistem penggerak, yang dirancang untuk anak kecil.
Sesuai namanya, sepeda ini tujuannya adalah untuk melatih keseimbangan (balancing), sebelum anak memakai sepeda normal. Akhir-akhir ini, cabang olahraga ini banyak digemari oleh anak-anak usia dini.
“Sebenarnya olahraga ini muncul sudah cukup lama, bahkan sebelum Covid-19. Tapi, ketika Covid-19 merebak, olahraga ini sempat vakum. Baru tahun 2021 ramai lagi, sampai sekarang,” kata Said.
Kini, pushbike sudah menyebar ke berbagai daerah dan banyak disukai anak,anak. Khususnya di kota-kota besar di tanah air. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi