Kecil Itu Keren

waktu baca 2 menit
Pameran lukisan "Kecil Itu Keren". (Foto : Antara/google).

KEMPALAN : Ada pameran lukisan judulnya : ‘Kecil Itu Keren’. Event ini berlangsung di Galeri Cipta I dan Cipta II, Gedung Trisno Sumardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Berlangsung 18-29 Juni 2025.

Ini termasuk event internasional, karena selain diikuti oleh perupa dalam negeri, juga dari 12 negara : Jepang, Singapura, Turkiye, Belanda, Aljazair, Yunani, Rusia, dan sejumlah negara lainnya.

Sebanyak 500 lukisan terpajang di dua galeri tersebut.

Yang menarik dari event ini adalah pesertanya hanya boleh menyertakan lukisan berukuran 15 x 15 cm.

Dari mana informasi ini saya peroleh? Dari channel YouTube ‘LvR’ (Live Visual Radio) yang kontennya diberi tajuk : Kecil Itu Keren’ — sebagaimana nama event itu.

MS. Untung ketua panitia ‘Kecil Itu Keren’ memberi penjelasan bahwa event ini tidak sekadar acara seni rupa, tetapi sudah menjadi gerakan budaya. Karena di event ini, tidak saja melulu ajang pertemuan dan kreativitas seni rupa, juga menjadi ajang temu lintas disiplin seni dan pemerhati budaya.

Ada pengalaman menarik, bahkan mungkin unik, sebagaimana dikatakan MS. Untung, saat ia berdialog dengan salah satu pelukis senior. Ternyata ia kerepotan. “Kalau saya diminta melukis di atas kanvas ukuran 2 x 2 meter, mungkin satu jam selesai. Namun, kalau diharapkan melukis di atas bidang 15 x 15 cm, mungkin seminggu ide nggak keluar-keluar, ” katanya menirukan ucapan pelukis senior tersebut.

Dikatakan Untung MS., “kelihatannya mudah ya, padahal tidak sesederhana itu”. Lantas ia menambahkan, salah satu contoh adalah untuk penataan lukisan, “Bagaimana menata lukisan sebanyak itu supaya semuanya mendapat porsi yang adil, agar bisa dilihat pengunjung dengan sama-sama enaknya…”

Sebagaimana vlog yang dihasilkan channel ‘LvR’, konten berdurasi 10 menit 20 detik ini, enak ditonton karena tidak saja menyuguhkan visualisasi yang berperspektif indah, juga keterangan dari beberapa yang diwawancara begitu informatif.

Misalnya yang disampaikan Aidil Usman Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta : “Meski event ini menampilkan lukisan kecil-kecil, tapi soal kualitas harus melewati standar nilai yang kami tetapkan, apalagi ini pameran internasional. “(AM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *