Jumat, 17 April 2026, pukul : 18:30 WIB
Surabaya
--°C

Komunitas Tenis TOP Menggelar Turnamen Menggalang Donasi untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Tiga Desa di Bojonegoro

Peserta turnamen tenis TOP yang berfoto bersama setelah acara. (Foto: Istimewa)

SURABAYA-KEMPALAN: Beragam cara dapat dilakukan untuk berbuat baik. Termasuk dalam mengumpulkan donasi untuk kegiatan sosial. Seperti yang telah dilakukan Fendy Suganda bersama ketujuh rekannya.

Mereka berdelapan memiliki kesamaan sebagai penghobi olahraga tenis lapangan. Yang unik, setiap kali mereka berkumpul bermain tenis, setelahnya mereka juga menggalang dana untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Fendy dan ketujuh rekannya tersebut menamakan komunitasnya itu dengan TOP, atau Tangan Orang Peduli. Di dua tahun terakhir, TOP Tennis Club menggelar turnamen tenis yang 100 persen keuntungannya disumbangkan untuk kegiatan sosial.

Tahun ini, turnamen tenis tersebut digelar di Metro Margomulyo Tennis, Surabaya, 29-31 Mei lalu. Turnamen tersebut diikuti total sebanyak 330 petenis yang tidak hanya dari Surabaya. Bahkan banyak yang juga yang dari luar Surabaya.

’’Tahun ini, kami menyumbangkan 100 persen keuntungan untuk membantu tiga desa di Bojonegoro yang tidak memiliki cukup sumber air bersih. Dengan per desa mencapai 300 kepala keluarga,’’ ucap Fendy.

Total keuntungan turnamen yang didonasikan tahun ini mencapai Rp 200 juta. Dua kali lipat dibanding tahun lalu. Di tahun lalu, TOP menyalurkannya untuk merenovasi Panti Asuhan Kasih Agape, di kawasan Kembang Kuning, Surabaya. Selain itu, juga untuk disumbangkan ke rumah singgah kanker di Surabaya Timur.

Aksi peserta turnamen tenis TOP. (Foto: Istimewa)
Aksi peserta turnamen tenis TOP. (Foto: Istimewa)

Sebelum tercetus ide menggelar turnamen tenis ini tahun lalu TOP sebenarnya telah memulai menyalurkan dana untuk kegiatan sosial dari hasilnya menggelar kamp latihan tenis. Saat itu, mereka menyalurkanya untuk merenovasi panti wreda di Surabaya Barat. TOP juga memberikan bantuan berupa beasiswa SPP kepada 30 siswa Sekolah Dasar (SD) di Bojonegoro.

Fendy Suganda (tiga dari kanan) bersama sesama founder dan co-founder Tangan Orang Peduli (TOP). (Foto: Istimewa)

Fendy mengisahkan, mereka berdelapan telah berpikir untuk menggunakan hobinya bermain tenis untuk membantu kepada sesama. Dengan turnamen tenis, Fendy pun merasa dampak yang akan dihasilkan bisa lebih besar ketimbang hanya berdelapan.

’’Dengan menggelar turnamen, kami mengajak ratusan orang sesama penghobi tenis supaya bisa membantu kepada sesama,’’ sebut pria yang berlatarbelakang pengusaha di bidang manufaktur ban tersebut.

Tidak hanya dari peserta turnamen tenis mereka menggalang donasi. Tetapi juga dari beberapa pihak yang jadi sponsor dari turnamen tersebut juga turut menyalurkan dana sosialnya. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.