Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 16:13 WIB
Surabaya
--°C

Ketua IPSI Jatim Kenang Eyang Wongsonegoro, Tokoh Sentral Lahirnya Persatuan Pencak Silat Indonesia

Surakarta Dalam rangka memperingati hari jadi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ke-77, Ketua IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, melakukan kunjungan ziarah ke makam Eyang Wongsonegoro di Surakarta. Sosok Eyang Wongsonegoro dikenang sebagai tokoh sentral yang merintis berdirinya IPSI dan menjadi Ketua Umum pertamanya.

Ziarah ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga bentuk penghormatan mendalam terhadap tokoh yang telah memperjuangkan penyatuan ratusan perguruan pencak silat di tanah air. Berkat inisiatif Eyang Wongsonegoro, pencak silat memiliki wadah resmi yang memperkuat identitas dan prestasi bangsa melalui seni bela diri warisan leluhur.

“IPSI tidak akan lahir tanpa semangat kebersamaan yang dibangun oleh Eyang Wongsonegoro. Dari sinilah kemudian lahir banyak pendekar yang membawa nama Indonesia harum di mata dunia,” ujar Bambang Haryo usai ziarah.

Menariknya, Bambang Haryo mengungkapkan bahwa Eyang Wongsonegoro memiliki hubungan darah langsung dengannya. “Beliau adalah kakak kandung dari Eyang Putri dan Eyang Kakung saya. Ini menjadi kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi keluarga kami,” tuturnya.

Tak hanya dikenal di bidang olahraga, Eyang Wongsonegoro juga merupakan tokoh perjuangan kemerdekaan. Ia tercatat sebagai Gubernur pertama Jawa Tengah dan turut serta dalam pertempuran lima hari di Semarang melawan penjajahan Belanda. Atas jasa-jasanya, upaya untuk mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional kini tengah diperjuangkan.

Menurut Bambang, IPSI harus terus melanjutkan semangat yang diwariskan oleh para pendiri. “Pencak silat adalah jati diri bangsa. Tugas kita sebagai penerus adalah menjaga warisan ini agar tetap hidup dan berkembang, bahkan bisa menjadi cabang unggulan di Olimpiade,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh insan pencak silat untuk tidak hanya menjadikan momen peringatan sebagai seremoni belaka, tetapi juga momen refleksi atas nilai perjuangan dan persatuan. “Mari kita doakan Eyang Wongsonegoro agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan semangatnya tetap menyala dalam setiap langkah pesilat Indonesia,” pungkasnya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.