
SURABAYA-KEMPALAN: Ali Mufthi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Jatim untuk periode 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Surabaya, Sabtu (10/5). Anggota DPR RI ini menggantikan M. Sarmuji yang kini lebih fokus sebagai Sekjen DPP Partai Golkar.
Musda sendiri berjalan lancar. Seluruh voter yang hadir secara aklamasi memilih Ali Mufthi sebagai Ketua DPD Partai Golkar hingga lima tahun ke depan.
Terpilihnya Ali Mufthi sebagai Ketua DPD Golkar Jatim ini sudah diprediksi sejak sebelum Musda digelar. Pasalnya, dalam Musda ini Ali Mufthi menjadi calon tunggal lantaran tidak ada lagi calon yang mendaftar. Apalagi, ketika mendaftar Ali Mufthi yang juga anggota DPR RI ini didukung 94 persen pemilik suara Musda.
Musda XI DPD Partai Golkar Jatim dibuka langsung oleh Ketua DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, serta dihadiri oleh Ketua Umum DPD Partai Golkar Jatim periode sebelumnya M. Sarmuji, Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir, dan jajaran pengurus DPD Partai Golkar dari 38 Kabupaten/Kota se-Jatim.
Menanggapi jalannya Musda, Bahlil mengaku terkesan dengan semangat kader di Jawa Timur yang animonya luar biasa. Tak heran bila pada kontestasi politik mulai Pilpres, Pilgub, Pileg, dan Pilkada Serentak pada 2024 lalu, perolehan kursi Golkar Jatim meningkat tajam. Menurutnya, ini tak lepas dari kerja keras dan soliditas kader Golkar Jatim.
Bahlil menilai jika kerja keras seluruh kader partai dilakukan secara konsisten, kontinyu dan tersruktur, ia yakin akan menjadi instrumen dalam mencapai hasil maksimal.
“Musda tidak hanya memilih ketua yang baru tapi juga menyusun program kerja dan rekomendasi untuk lima tahun mendatang,” ujarnya.
Bahlil berharap tren peningkatan kursi Golkar di bawah kepemimpinan Sarmuji sebagai Ketua DPD Golkar Jatim sebelumnya bisa lebih ditingkatkan oleh Ali Mufthi sebagai ketua baru.
Sukses Pilpres hingga Pilkada 2024 lalu, bagi Bahlil merupakan tantangan pada Pemilu 2029. Sebab, pemilu menjadi salah satu sarana parpol dalam menilai kinerja pimpinan partai.
“Pemilu adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi apakah berhasil atau tidak seorang ketua di daerah, termasuk ketua umum partai juga akan dinilai,” kata Bahlil.
Ali Mufthi, yang juga anggota DPR RI akan memimpin DPD Golkar Jatim untuk periode 2025-2030. Dia ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Jatim tepat pada pleno keenam dalam sidang Musda XI yang dipimpin oleh Zulfikar.
“Terima kasih kepada semua kader Partai Golkar yang hadir. Dan terima kasih tak lupa kami ucapkan kepada semuanya, pemilik suara mempercayakan kami. Semangat kita adalah semangat mengabdi kepada Partai Golkar di Jatim. Mempertahankan yang baik dan ke depan semakin baik,” kata Ali Mufthi.
Ali menegaskan bahwa motivasinya adalah semangat mengabdi kepada partai. “Mengabdi kepada Partai Golkar di Jawa Timur itu, agar ke depan semakin baik. Tentu, kita akan pertahankan yang baik hari ini dan yang menjadi kebanggaan Golkar Jawa Timur di bawah kepemimpinan Pak Sarmuji,” ucapnya.
Ditanya, posisinya sebagai anggota DPR RI dan harus berkantor di Jakarta, Ali optimistis tidak ada kendala meskipun DPD yang dipimpinnya berkantor di Surabaya.
“Kita atur waktu. Pak Sarmuji juga DPR RI, saya DPR RI. Insya Allah kita bisa atur waktu dengan partai dan kepentingan negara,” tegasnya.
Sementara itu, Sarmuji menyampaikan rasa syukur atas selesainya Musda kali ini. “Alhamdulillah, Musda Jatim dilalui dengan mekanismenya. Tidak ada satu mekanisme pun yang tertinggal. Semua rapat-rapat diikuti secara tertib, sesuai dengan aturan yang ada. Telah terpilih ketua merangkap formatur, saudara Ali Mufthi. Memang calon tunggal, namun proses permusyawaratan sebenarnya berlangsung lebih lama dari pelaksanaan Musda-nya sendiri,” katanya. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi