Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 22:19 WIB
Surabaya
--°C

Jalan Tasawuf KH. Syaiful Ulum Nawawi (17)

KEMPALAN : Sebagaimana dituturkan KH. Syaiful Ulum Nawawi, dunia tasawuf dan dunia sufi adalah dua konsep yang terkait erat dalam tradisi Islam.

Menurut beliau, tasawuf adalah ilmu yang mempelajari tentang cara-cara untuk membersihkan jiwa dan meningkatkan spiritualitas.

Tujuannya adalah untuk mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi dan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Sedangkan praktif tasawuf menurut beliau meliputi dzikir, doa, puasa, dan lain-lain.

Sedangkan Sufi adalah orang yang mengikuti jalan tasawuf dan berusaha untuk mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.

Adapun ciri-ciri sufi adalah kesederhanaan, kerendahan hati, dan kesabaran.

Praktik sufi meliputi dzikir, doa, puasa, dan lain-lain, serta berusaha untuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Bagaimana perbedaan antara Tasawuf dan Sufi ?

KH. Syaiful Ulum Nawawi menjelaskan bahwa Tasawuf adalah ilmu yang mempelajari tentang cara-cara untuk membersihkan jiwa dan meningkatkan spiritualitas.

Sedangkan Sufi adalah orang yang mengikuti jalan tasawuf dan berusaha untuk mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.

Lebih lanjut dinyatakan KH. Syaiful Ulum Nawawi, manfaat mengikuti Jalan Tasawuf antara lain
untuk dapat membantu meningkatkan spiritualitas dan kesadaran diri. Juga untuk dapat membantu membersihkan jiwa dari dosa dan kejahatan. Selain itu, untuk dapat membantu mendekatkan diri kepada Allah dan mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.


Siapa saja di antara sekian Sufi di dunia?Menurut pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ibadah Al-Baiad, Pandugo, Surabaya, ini sebagaimana beliau peroleh datanya dari berbagai sumber, yaitu:

Sufi dari Timur Tengah dan Asia Tengah:

  1. Rumi (1207-1273): Penyair dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).
  2. Ibn Arabi (1165-1240): Sufi dan filsuf terkemuka dari Spanyol Islam (sekarang Spanyol).
  3. Al-Ghazali (1058-1111): Sufi dan filsuf terkemuka dari Persia (sekarang Iran).
  4. Attar of Nishapur (1142-1220): Penyair dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).
  5. Hafez (1325-1390): Penyair dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).
  6. Al-Hallaj (858-922): Sufi terkemuka dari Irak.
  7. Ibn Sina (980-1037): Filsuf dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).
  8. Al-Farabi (872-950): Filsuf dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).

Sufi dari Asia Selatan :

  1. Khwaja Moinuddin Chishti (1142-1236): Sufi terkemuka dari India yang mendirikan ordo Chishti.
  2. Baba Farid (1188-1280): Sufi terkemuka dari India yang mendirikan ordo Chishti di Punjab.
  3. Sultan Bahoo (1629-1691): Sufi terkemuka dari India yang mendirikan ordo Sarwari Qadiri.
  4. Shah Abdul Latif Bhitai (1689-1752): Penyair dan Sufi terkemuka dari Sindh, Pakistan.
  5. Bulleh Shah (1680-1758): Penyair dan Sufi terkemuka dari Punjab, Pakistan.
  6. Waris Shah (1722-1799): Penyair dan Sufi terkemuka dari Punjab, Pakistan.
  7. Khwaja Ghulam Farid (1845-1901): Sufi terkemuka dari India yang mendirikan ordo Chishti di Punjab.

Sufi dari Afrika Utara :

  1. Ibn Ajiba (1747-1809): Sufi terkemuka dari Maroko yang mendirikan ordo Darqawi.
  2. Ahmad al-Alawi (1869-1934): Sufi terkemuka dari Aljazair yang mendirikan ordo Alawiyya.
  3. Abd al-Qadir al-Jilani (1078-1166): Sufi terkemuka dari Irak yang mendirikan ordo Qadiriyya.

Sufi dari Eropa :

  1. Rene Guenon (1886-1951): Filsuf dan Sufi terkemuka dari Perancis yang mendirikan ordo Maryamiyya.
  2. Frithjof Schuon (1907-1998): Filsuf dan Sufi terkemuka dari Swiss yang mendirikan ordo Maryamiyya.

Sufi dari Indonesia :

  1. Syekh Siti Jenar (1448-1517): Sufi terkemuka dari Jawa, Indonesia.
  2. Syekh Abdul Muhyi (1650-1730): Sufi terkemuka dari Jawa, Indonesia.
  3. K.H. Hasyim Asy’ari (1875-1947): Sufi terkemuka dari Jawa, Indonesia.
  4. K.H. Abdurrahman Wahid (1940-2009): Sufi terkemuka dari Jawa, Indonesia.
  5. Hamka (1908-1981): Sufi terkemuka dari Sumatera, Indonesia.

Sufi Lainnya :

  1. Jami (1414-1492): Penyair dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).
  2. Ameer Khusrau (1253-1325): Penyair dan Sufi terkemuka dari India.
  3. Fakhr al-Din al-Razi (1149-1209): Filsuf dan Sufi terkemuka dari Persia (sekarang Iran).

Lantas siapa saja wanita Sufi di dunia?

Nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh KH. Syaiful Ulum Nawawi.
(Amang Mawardi – Bersambung).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.