Sabtu, 6 Juni 2026, pukul : 12:19 WIB
Surabaya
--°C

Pelatihan Peningkatan Tenaga Keolahragaan Terkait Scounting Untuk Pelatih Esktrakulikuler dan Guru PJOK

NGANJUK-KEMPALAN : Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pelatihan Peningkatan Tenaga Keolahragaan Terkait Talent Scouting untuk Pelatih Ekstrakurikuler dan Guru PJOK”. 

Kegiatan ini melibatkan para Guru PJOK SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Nganjuk sebagai peserta.

Materi pelatihan ini dinilai penting karena tenaga kepelatihan yang kompeten dalam hal talent scouting atau pencarian bakat menjadi kunci dalam mengembangkan potensi atlet muda. Dalam konteks pendidikan, kemampuan guru dalam mengidentifikasi bakat siswa di bidang olahraga dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pembinaan olahraga di sekolah. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan praktis dan pengetahuan teoritis yang diperlukan oleh guru-guru PJOK.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber berpengalaman,yakni Hamdani, S.Pd., M.Pd. , Dr. Sapto Wibowo, S.Pd., M.Pd.,  , Muchamad Arif Al Ardha, S.Pd., M.Ed., Ph.D., 

BACA JUGA  Anas Karno: Respons Cepat Aparatur Jadi Kunci Pelayanan Publik yang Humanis

Mochamad Ridwan, S.Pd., M.Pd., dan Moh. Fathur Rohman, S. Pd., M. Pd.

Pelatihan berlangsung dalam bentuk pemaparan teori yang sistematis dan praktis, dilanjutkan dengan praktik tes langsung di lapangan. Peserta diajak untuk berlatih saling menilai keterampilan dan teknik yang telah dipelajari, sehingga mereka lebih terampil dalam penerapan di lapangan. Aspek praktek dan kesempatan tanya-jawab menjadi fokus dalam kegiatan ini, sehingga peserta dapat lebih memahami dan menerapkan materi dengan mudah.

Menurut salah satu peserta, Kuncoro Hadi Kusumo, M.Pd. dari SMP Negeri 1 Rejoso, pelatihan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan keterampilan mereka sebagai pendidik. “Penyampaian materi yang jelas dan kesempatan praktek langsung memberikan kami panduan yang nyata dalam pengembangan bakat siswa di sekolah,” ungkapnya.

BACA JUGA  Polsek Tarik Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Guna Swasembada Pangan

Secara keseluruhan, peserta memberikan tanggapan positif terhadap pelatihan ini, terutama dalam hal penyampaian materi, suasana pelatihan yang nyaman, serta relevansi materi dengan kebutuhan mereka di lapangan. Namun, beberapa peserta juga memberikan saran agar durasi praktek langsung diperpanjang untuk memberikan lebih banyak waktu bagi peserta dalam menguasai teknik-teknik baru yang dipelajari.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para Guru PJOK di Kabupaten Nganjuk dapat lebih siap dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi atletik siswa, serta meningkatkan kualitas pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah masing-masing.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.