SIDOARJO-KEMPALAN : Dialog WAG Ruang Publik Sidoarjo(RPS) kembali menghadirkan sejumlah tokoh guna mencari trobosan dan formula jitu mencari pemimpin” Sidoarjo yang Berhias Iman”
Acara ini digelar di Kedai bu Atik kawasan Magersari Sidoarjo, Sabtu malam (13/7/2024), dalam dilaog tesebut menghadirkan sejumlah ketua partai dan tokoh masyarakat. Para ketua partai yang hadir sebagai narasumber yakni Ketua PKS Deny Haryanto. Ketua DPC PPP H Suwarno, Ketua DPD Partai Nasdem Hj. Nurhendriyati Ningsih, Ketua DPD PAN Dr Emir Firdaus, Harjo wakil Partai Demokrat dan tokoh masyarakat Hudiono dengan moderator Nanang Haromain.
Ketua DPD PAN Sidoarjo Dr Emir Firdaus menyampaikan perihal tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Apalagi Sidoarjo ini menurut Emir Firdaus, memiliki potensi pendapatan yang cukup besar untuk dikelola oleh seorang pemimpin yang cakap dan punya komitmen kuat memajukan masyarakat.
Ketua DPD PKS Deny Haryanto bahwa transparansi pengelolaan keuangan dan pemerintahan sangat diperlukan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Kalau transparansi dilakukan maka pelayanan ke masyarakat akan semakin baik dan ini membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki komitmen, kompetensi dan moralitas yang lebih baik,” paparnya.
Disisi lain Ketua DPD Partai Nasdem Hj Nurhendriyati Ningsih mengingatkan bahwa di Sidoarjo ini, ada fenomena yang terus berulang saat ada pergantian pemimpin
Yakni fenomena munculnya gerbong orang-orang dekat kepala daerah yang berdiri ditempat-tempat strategis. Kondisi ini dapat menimbulkan peluang korupsi yang bisa berefek negatif kepada kepala dearah itu sendiri.
Sementara tokoh masyarakat yang di wakili mantan Pj Bupati Sidoarjo Hudiono mengingatkan jika jadi penguasa, memang ada batasannya yakni diatur oleh ketentuan dan mekanisme yang ada.Karena dengan kemampuan mengelola Sidoarjo itu ada batasan, maka Hudiono mengingatkan agar Parpol jika memberikan dukungan harus memberi peta gambaran Sidoarjo yang jelas sehingga calon bupati tidak sampai masuk ke dalam lubang yang salah.
Diakhir dialog memunculkan wacana poros baru dalam Pilkada Sidoarjo 2024. NasDem menilai dari parpol yang ikut dalam dialog publik tersebut jumlah kursi dewan yang diraih lima parpol yakni PAN, PKS, Nasdem, Demokrat dan PPP total 13 kursi, maka bisa mengusung cabup dan cawabup sendiri.
“Jika ada cabup Sidoarjo yang punya popularitas tinggi namun tidak mendapat rekom parpol besar maka poros baru bisa mengusungnya untuk menjadi calon bupati jika dia tetap ingin maju dan bertarung di Pilkada Sidoarjo 2024” jelasnya
Sementara itu jetua RPS Sujani mengatakan dialog publik akan terus dilakukan dengan mengundang sejumlah tokoh guna memilih calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo yang baik dan ber Iman.
“Mudah-mudahan di Pilkada Sidoarjo 2024 menemukan sosok pemimpin yang sesuai dengan kriteria-kriteria para petinggi partai tersebut,” pungkasnya.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi