Pj. Gubernur Adhy: Turnamen Voliga Ajang Menjaring Bibit Muda

waktu baca 2 menit
Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono mengalungkan medali pada juara putri Voliga 2024.

SURABAYA-KEMPALAN: Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyaksikan Final Voliga Tim Putri SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong Sidoarjo melawan SMA 1 Boyolangu Tulungagung serta Tim Putra SMK Krian 1 Sidoarjo melawan SMAN 2 Mojokerto di DBL Arena, Surabaya, Minggu (23/6) malam.

Dalam laga Final Voliga yang memperebutkan Piala Gubernur Jatim ini, para finalis menyajikan pertandingan yang ketat. Hasilnya, SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong Sidoarjo (kategori putri) dan SMK Krian 1 Sidoarjo (kategori putra) masing-masing keluar sebagai juara.

Usai pertandingan, Pj. Gubernur Adhy mengalungkan medali dan menyerahkan hadiah kepada pemenang Voliga. Selain itu juga menyerahkan trophy gubernur di panggung selebrasi.

Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono foto bersama Ketua Umum KONI Jatom M. Nabil, Kadiknas Jatim Aries Agung Paewai, dan juara putra Voliga 2024.

Dalam sambutannya, Adhy mengapresiasi turnamen Voliga tingkat pelajar se-Jawa Timur ini. Turnamen yang diikuti 32 tim putra dan 16 tim putri dari SMA/SMK di Jawa Timur dilaksanakan pada 18-23 Juni 2024 di DBL Arena, Surabaya.

Adhy mengatakan, turnamen Voliga antar pelajar SMA/SMK tidak sekadar menghibur. Melainkan turut membantu untuk menjaring bibit muda melalui cabang olahraga bola voli.

“Saya mengapresiasi atas diinisiasinya turnamen pertama voliga Jatim untuk memberikan wadah bagi pelajar SMA/SMK dalam mengasah dan menunjukkan bakat melalui cabang olahraga bola voli,” ujarnya.

Menurut Adhy, turnamen cabang olahraga bola voli untuk pelajar SMA/SMK sangat penting untuk mencari dan memilih bibit-bibit muda. Selama melihat pertandingan, ia menilai kualitas para pelajar yang bertanding sangat bagus. Ia meyakini bahwa mereka akan menjadi generasi penerus berikutnya menggantikan atlet voli yang sekarang. 

Lebih lanjut, Pj. Gubernur Adhy berharap turnamen Voliga pelajar SMA/SMK di Jatim terus diadakan. Sebab, ia menilai kemasan pertandingan sangat profesional ditambah hiburan dan hadiah yang menarik. 

“Tahun depan harus dilaksanakan kembali karena bola voli sudah naik kelas dengan disuguhi entertainment dan hadiah yang lebih baik,” tandasnya. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *