GRIBIN Anti Klimaks, BBV Gagal Sandingkan Gelar Juara
SURABAYA-KEMPALAN : Grand Final Kejuaraan bola voli antar klub U-17 PBVSI Surabaya berakhir pada Kamis 09/05/2024 di Gelora Pancasila Surabaya. Grand final putra yang mempertemukan Gribin vollyball Club U 17 versus Bina Bola Voli (BBV) U-17 yang di perkirakan berlangsung sengit ternyata tak sesuai prediksi. Gribin yang sebelumnya merusak prediksi para pengamat sekaligus membuyarkan ambisi klub-klub kuat untuk berburu gelar juara sekaligus tiket mewakili Surabaya di kejuaraan antar klub Pengprov PBVSI Jatim ternyata di babak grand final tampil anti klimaks. Raja dkk bermain di luar ekspektasi awal.
Sebaliknya BBV tampil percaya diri. Klub milik legenda pelatih voli Indonesia Ibarsjah Djanu Cahyono tersebut bermain konsisten sejak set pertama. Meski sempat kejar mengejar poin hingga poin kritis, tapi juara bertahan BBV ini mampu meredam kedigdayaan pemain Gribin. laga set pertama di menangkan BBV dengan skor 25-21.

Pada set kedua Gribin bermain cepat dengan kombinasi smes-smes tajam terarah. Tim polsesan Johanes tersebut sempat memimpin 3 hinga 4 poin dari BBV. Akan tetapi kurang konsistennya para pemain Gribin menyebabkan serangan lanjutan sia-sia. Sebaliknya BBV punya mental juara. Meski sempat selalu tertinggal dari lawannya anak-anak BBV mampu mengatasi, bahkan membuat lawan frustasi dan set kedua kembali menjadi milik BBV dengan keunggulan 25-21. Set ketiga atau set penentu kembali terjadi permainan sengit. BBV yang sudah unggul 2-0 tampil percaya diri. Sebaliknya Gribin terlihat tampil dengan penuh beban. BBVpun akhirnya mampu menyudahi perlawanan Gribin di angka 25-21. Dengan hasil tersebut BBV sukses meraih gelar juara sekaligus mempertahan gelar juaranya plus mengantongi tiket ke kejurprov PBVSI Jatim 2024. Selain itu BBV juga berhak atas tropy bergilir Walikota Surabaya, uang pembinaan dan sertifikat kejuaraan. Meski gagal metaih gelar juara pertama tapi Gribin masih berhak mewakili Surabaya ke kejuaraan tingkat provinsi serta mendapatkan tropi tetap Peradi Surabaya, uang pembinaan plus sertifikat kejuaraan.






