MUNCHEN-KEMPALAN: Vincent Kompany sudah membuktikan dirinya layak sejajar di antara pelatih-pelatih top Eropa. Terlebih setelah menjalani debutnya sebagai nahkoda Bayern di ajang Liga Champions.
Dalam laga yang berlangsung di Allianz Arena, Munchen, Bayern mengalahkan Dinamo Zagreb dengan skor super telak 9-2! Bayern pun jadi klub pertama yang bisa mencetak sembilan gol di ajang Liga Champions.
Termasuk dengan sembilan golnya di Liga Champions, total Bayern asuhan Kompany di sebulan pertamanya ini sudah mampu mengumpulkan 24 gol dari lima laga. Rinciannya 11 gol di Bundesliga, empat gol di DFB-Pokal, dan sembilan gol di Liga Champions.
Dilansir dari laman Sport1, Kompany menumpahkan curhatannya setelah kemenangan bersejarah Bayern tersebut. Apalagi, rekor ini tidak pernah dia pikirkan ketika memulai karier sebagai pelatih bersama RSC Anderlecht dan Burnley FC.
’’Ini tugas yang sederhana. Aku senang bekerja dengan para pemainku, aku mencoba meningkatkan permainan mereka, aku mencoba meningkatkan permainan tim, dan aku mencoba meningkatkan diriku sendiri,’’ kata Kompany.
BACA JUGA: Bayern Menangi Uji Coba 14-1, Begini Kata Kompany
Sejak kali pertama datang ke Saebener Strasse (kamp latihan Bayern), Kompany paham dirinya sudah banjir cibiran. Termasuk yang meremehkan CV-nya bukan pelatih besar di Eropa tapi malah menukangi klub kaya tradisi di Eropa seperti Bayern.
’’Aku merasa, itu adalah sesuatu yang harus aku jawab. Aku bisa memberimu jawaban yang mandalam. Tapi, aku rasa aku tidak pantas melakukannya,’’ sambung pelatih yang berkebangsaan Belgia itu.
Dia masih ingat, ketika banting stir dari pemain ke pelatih, dia merasa kecil peluangnya memenangkan gelar bagi klub sebagai pelatih. Tidak seperti ketika masih jadi penggawa Manchester City yang kenyang dengan gelar juara.
Bersama The Cityzens (julukan City), Kompany sudahh memenangi 12 gelar juara. Dari 12 gelar itu, empat di antaranya di Liga Primer Inggris dan Piala Liga. Empat gelar yang lain dari Piala FA (dua kali) dan Community Shield (dua kali).
’’Kemungkinannya (memenangi gelar) adalah 0,000. Sekarang aku sudah jadi pelatih, di sini aku bertanya pada diriku sendiri. Apakah aku akan berhenti percaya kepada diriku sendiri hanya karena yang dikatakan orang lain? Tidak,’’ tegas Kompany. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi