KEMPALAN: “Fotoku kok blur ya, padahal saya maksimal baca puisi, hahaha,” ujar Denting Puisi yang dijuluki ”Ratu Puisi Era Kini” ketika memberikan komen mengenai fotonya kurang maksimal di media sosial. “Saya menyadari, yang memposting manusia ada kalanya bagus kadang juga kurang pas,” imbuhnya.
Denting sapaan akrab Denting Kemuning yang mendapatkan kepercayaan dari penulis puisi dan Koordinator Komunitas Seni Etnis Bojonegoro merasa bangga, bisa ikut meramaikan Launching Antologi Puisi Kucinta Kutulis Puisi di Perpusip Propinsi Jawa Timur.
“Saya waktu soft launching di Surabaya Suite Hotel juga hadir, saya senang melihat wartawan-wartawan sepuh masih bersemangat,” terang Denting Kemuning yang telah menulis dan menerbitkan karya puisinya.
“Saya ingin banyak belajar kepada Warumas untuk tetap berkarya mencipta puisi,” tandasnya.
Denting dalam soft launching dan launching membawakan Puisi Karya Aryoko yang bernafaskan etnis Jawa berjudul “Indonesia”.
“Saya berharap Warumas terus berkarya, lanjutkan,” pungkasnya. (Kris Maryono)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi