Emil Dardak dan Heru Tjahjono Bakal Bersaing Dampingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024

waktu baca 3 menit
Heru Tjahjono (kiri) dan Emil Elestianto Dardak.

SURABAYA-KEMPALAN: Pilgub Jatim memang masih akan digelar dua tahun lagi. Tepatnya pada 2024 mendatang. Kendati demikian, beberapa lembaga survei sudah mulai memunculkan beberapa nama yang berpotensi menjadi calon gubernur atau cagub.

Salah satunya adalah Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). Meskipun menyebut elektabilitas Khofifah Indar Parawansa masih dominan, namun lembaga survei ini juga mencantumkan beberapa nama yang punya potensi menjadi cagub Jatim.

Diantaranya adalah Emil Elestianto Dardak yang kini menjabat Wagub Jatim dan Ketua DPW Partai Demokrat Jatim. Bahkan, Emil menempati urutan kedua dengan elektabilitas 10,91 persen atau satu setrip di bawah Khofifah dengan elektabilitas 31,25 persen.

Berikutnya di urutan ketiga ada Tri Rismaharini, mantan wali kota Surabaya yang kini menjabat Mensos RI, dengan elektabilitas 7,09 persen. Disusul Saifullah Yusuf (6,50 persen) di urutan empat, kemudian Anwar Sadad (5,25 persen) urutan lima, Abdul Halim Iskandar (5,08 persen) urutan enam, Bambang DH (4,41 persen) urutan tujuh, Azwar Anas (3,75 persen) urutan delapan, Sarmuji (3,42 persen) di urutan sembilan, dan kemudian Puti Soekarno (2,91 persen) di urutan sepuluh.

Yang menarik, lembaga survei ini juga memunculkan nama Heru Tjahjono. Mantan Sekdaprov Jatim yang dikenal sangat dekat dengan wartawan ini masuk dalam urutan 13 dengan elektabilitas 2,25 persen.

Meskipun hasil survei ini elektabilitas Heru Tjahjono masih rendah, tetapi mantan Bupati Tulungagung dua periode ini bisa menjadi batu sandungan bagi calon lainnya, khususnya yang mengincar posisi cawagub di Pilgub Jatim 2024.

Apalagi, selama ini Khofifah dikenal punya hubungan dekat dengan Heru Tjahjono dan punya kerjasama yang baik selama menjabat sebagai Sekdaprov Jatim. Sehingga, tidak menutup kemungkinan kerjasama tersebut dilanjutkan pada Pilgub Jatim 2024.

Heru Tjahjono sendiri mengaku bersyukur namanya bisa masuk dalam daftar elektabilitas calon yang berpotensi di Pilgub Jatim 2024 hasil survei dari ARCI. Hasil survei ini tentunya akan menjadi langkah awal untuk maju ke langkah berikutnya.

“Heru banyak disebut responden di wilayah Mataraman. Beliau pernah menjadi Bupati Tulungagung dua periode,” kata Baihaki Sirajt, Direktur ARCI di Surabaya, Rabu (20/7), tentang hasil surveinya.

Konon, Heru Tjahjono sendiri memang akan maju di Pilkada Jatim 2024. Namun bukan sebagai cagub, melainkan cawagub untuk mendampingi Khofifah Indar Parawansa. Bahkan, kabarnya Heru sudah bergerak untuk mencari dukungan dari beberapa partai politik.

Namun, langkah Heru Tjahjono tampaknya tidak akan berjalan mulus. Pasalnya, untuk menjadi pendamping Khofifah di Pilgub Jatim 2024, dia harus bersaing dengan Emil Elestianto Dardak, yang kini menjabat sebagai wagub Jatim sekaligus ketua DPD Partai Demokrat Jatim.

Apalagi Emil Dardak sudah menegaskan bahwa meskipun dirinya berada di urutan kedua hasil survei yang telah diumumkan ARCI untuk Cagub Jatim 2024, tetapi ia berharap tetap mendampingi Khofifah sebagai Cawagub Jatim untuk satu periode berikutnya.

Emil beralasan, elektabilitasnya masih kalah dengan tingkat kepuasan masyarakat Jatim atas kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Emil menyebut, namanya bisa masuk di survei karena kerja keras Gubernur Khofifah dan dirinya memimpin Pemprov Jatim. Apalagi, kepuasan masyarakat atas kinerja pemprov sangat tinggi.

“Saya sangat merasa senang bisa mendampingi pemimpin seperti Bu Khofifah yang memang punya track record mumpuni, sehingga memimpin Jatim sangat baik dalam perspektif saya,” ujar Emil Dardak.

“Sebagai ketua partai, saya menyampaikan ini sangat terang benderang. Demokrat senantiasa berkomitmen mendukung Bu Khofifah. Apabila beliau bersedia untuk melanjutkan kepemimpinan di Jatim, Demokrat tentunya senang hati mendukung format kepemimpinan yang ada saat ini (Khofifah-Emil),” tegas suami dari Arumi Bachsin ini.

Bersama Gubernur Khofifah, Emil memastikan akan menjaga hubungan politik yang baik dengan partai lain.
“Kalau saya InsyaAllah diamanahi ya tentu akan menjaga kebersamaan dengan elemen parpol yang lain, bukan berarti kemudian ini hanya untuk Demokrat, (tapi) untuk mendampingi Bu Gubernur dan dapat mengayomi sahabat partai yang lain,” pungkasnya.

Lantas, siapa yang bakal mendampingi Khofifah sebagai cawagub di Pilgub Jatim 2024? Apalah tetap Emil Elestianto Dardak atau Heru Tjahjono? Kita tunggu saja. Yang jelas, Emil dan Heru sama-sama punya peluang. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *