Diikuti Pj. Gubernur Adhy Karyono, 1445 Peserta Potong Rambut Gratis di MAS

waktu baca 3 menit
Pj.Gubernur Adhy Karyono saat mengikuti acara potong rambut di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), Senin (11/3) pagi.

SURABAYA-KEMPALAN: Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono ikut serta menyemarakkan acara potong rambut gratis yang merupakan rangkaian Festival Ramadhan Genzi 1445 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Senin (11/3) pagi.

Tak hanya membuka rangkaian kegiatan, namun Pj Gubernur Adhy juga ikut serta melakukan potong rambut dengan diikuti sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

Potong rambut gratis ini diikuti oleh 1.445 orang peserta dan 150 orang profesional hair dresser atau penata rambut. Hair dresser ini terdiri dari 50 orang wanita dan 100 orang pria. Mereka tergabung dalam komunitas Ngaji Komunitas Salon (Ngasal).

Usai dipotong rambutnya oleh Ketua Ngasal (Ngaji Komunitas Salon) Hendy Prayitno, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, acara ini satu-satunya yang digelar pertama kali tidak hanya di Jatim tapi di Indonesia.

“Tentunya acara ini sejalan dengan momen menyambut Ramadhan dengan bersih-bersih agar semakin klimis dan necis. Saya hadir karena saya sangat kagum dengan itikad baik dalam mendapatkan ridho Allah SWT,” katanya.

Adhy berharap, dengan adanya acara ini, maka dirinya dan juga masyarakat yang telah merapikan rambutnya bisa melakukan ibadah di bulan Ramadhan dengan lebih nyaman.

“Dari Pemerintah Provinsi Jatim, saya ucapkan terima kasih kepada komunitas Ngasal atas partisipasinya. Dan semoga semua yang hadir disini bisa menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan dengan nyaman,” ucapnya.

Lebih lanjut Adhy mengatakan bahwa acara ini memberikan gambaran bahwa para hairdresser profesional ini juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Yang mana dalam acara ini mereka memberikan kebahagiaan bagi masyarakat tanpa memandang latar belakangnya.

“Ini sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena di sini penata rambutnya profesional. Harapannya karena kita punya banyak penerima manfaat dan panti-panti sosial, mungkin bisa ikut safari Ramadhan di sana,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya KH. M. Sudjak mengatakan, acara ini adalah acara luar biasa. Sebab, jarang terdengar acara cukur rambut massal dan gratis.

“Mudah-mudahan acara ini pertama digelar dan terus berkelanjutan. Saya sebagai keluarga MAS sangat terbuka jika memang dari Ngasal ingin melakukan kajian di MAS. Mudah-mudahan acara ini dibarokahi Allah SWT,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Ngasal (Ngaji Komunitas Salon) Hendy Prayitno menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

“Karena biasanya hair dresser identik dengan kehidupan glamour. Tapi di komunitas ini kami berprinsip untuk bahagia dunia dan akhirat. Semoga amal ibadah kita semuanya diterima Allah SWT,” katanya.

“Pak Gubernur barangkali ingin mengajak kami menjadi bagian dari bakti sosial potong rambut dimanapun, kami siap dan tulus ikhlas melakukannya Lillahi Ta’ala,” tambahnya.

Salah satu peserta potong rambut gratis, Andis Rizki Pahlevi asal Surabaya mengatakan bahwa ia sangat puas dan merasa senang dengan adanya acara ini.

“Tentu ini sangat membahagiakan bagi semua orang. Karena seluruh penata rambutnya profesional. Mudah-mudahan bisa berkelanjutan untuk acara ini,” pungkasnya.

Dalam acara ini, Pj. Gubernur Adhy turut menyetahkan sertifikat dari Masjid Al-Akbar kepada Ngasal (Ngaji Komunitas Salon). (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *