KPU Jatim Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilu 2024

waktu baca 2 menit
Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi

SURABAYA-KEMPALAN:  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Jawa Timur Aang Kunaifi membuka Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2024 Tingkat Provinsi lebih awal, mulai 3 Maret hingga 8 Maret 2024.

Rapat pleno rekapitulasi ini berlangsung di Shangri-La Hotel Surabaya, Jalan Mayjen Sungkono No.120 Surabaya, mulai jam 09.00 WIB sampai selesai.

Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki daerah administratif terbanyak di Indonesia dibandingkan dengan 37 provinsi lainnya.

“Jawa Timur memiliki 38 kabupaten/kota, sehingga kami mencoba untuk menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2024 Tingkat Provinsi lebih awal,” katanya.

Menurut Aang, sampai saat ini sudah ada 23 KPU kabupaten/kota yang menyerahkan hasil ke KPU Jatim. “Sedangkan kabupaten/kota sisanya saat ini masih sedang melangsungkan rapat pleno rerbuka rekapitulasi tingkat
kabupaten/kota,” ujarnya.

Senada Aang, Sekretaris KPU Jatim Nanik Karsini melaporkan bahwa tahapan rekapitulasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.

Ia berharap kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat provinsi ini dapat berjalan lancar, kondusif, dan menghasilkan data yang akurat.

Peserta terdiri dari perwakilan saksi dari tim oasangan calon tingkat provinsi, partai politik (parpol), Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  Jawa Timur, serta 38 KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Sementara tamu undangan, yakni Pj. Gubernur Jatim, Kepala Bakesbangpol, Bawaslu, Pangdam V Brawijaya, Polda Jatim, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Sedang dari KPU Jatim tampak hadir seluruh Anggota, yakni Aang Kunaifi, Choirul Umam, Eka Wisnu Wardhana, Habib M. Rohan, Insan Qoriawan, Miftahur Rozaq, dan Nur Salam. Mereka didampingi Sekretaris Nanik Karsini, seluruh pejabat struktural, seluruh pejabat fungsional, dan staf yang membidangi. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *