Lawan Vietnam, STY Tegaskan Indonesia Tak akan Lakukan Hal Ini

waktu baca 2 menit
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (*)

JAKARTA-KEMPALAN: Pelatih Timnas Shin Tae-yong, menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memainkan gaya sepakbola kuno saat menghadapi Vietnam pada malam nanti. 

Timnas Indonesia akan menghadapi laga hidup saat melawan Vietnam di matchday kedua Grup D Piala Asia 2023. Tim Garuda harus memetik kemenangan pada laga yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, pada Jumat (19/1). 

Kemenangan tersebut wajib diraih untuk menjaga peluang Indonesia lolos ke babak 16 Besar Piala Asia 2023, sebab pada laga perdana melawan Iraq Senin (15/1) lalu, Indonesia kalah telak 3-1.

Kekalahan dari Iraq itu membuat Indonesia saat ini terjebak di dasar klasemen Grup D dengan raihan 0 poin dan selisih gol -2.

Namun, menaklukkan Vietnam juga bukan lah perkara mudah sebab tim berjuluk The Golden Star Warriors itu juga sedang dalam motivasi tinggi untuk meraih kemenangan karena sebelumnya juga menelan kekalahan di laga perdananya. 

Laga pun diprediksi akan berlangsung ketat, apalagi jika mengingat bahwa kedua tim juga merupakan rival di sepak bola Asia Tenggara.

Pelatih Timnas, Shin Tae-yong menegaskan bahwa Indonesia tak akan memainkan gaya sepakbola kuno saat menghadapi Vietnam malam nanti. Dia berkata bahwa Indonesia akan bermain menyerang. 

Shin juga mengatakan bahwa para pemain Indonesia sudah banyak berkembang. Pelatih asal Korea Selatan itu yakin bahwa anak asuhnya bisa menjalankan instruksi yang telah dia berikan. 

“Saya menyukai gaya saya sendiri, saya hanya ingin mencoba melakukannya, saya meminta pemain saya untuk bermain sesuai instruksi. Meski waktu kami terbatas, saya melihat mereka terus berkembang, mereka mendengarkan instruksi saya. Kami tidak akan menampilkan gaya sepak bola kuno counter attack kick and rush besok.” kata Shin Tae-yong. 

Kendati demikian, Shin Tae-yong juga tak ingin anak asuhnya meremehkan Vietnam, menurut Shin Tae-yong harus tampil maksimal jika ingin mengalahkan Vietnam yang punya kemauan kuat untuk menjuarai kompetisi. 

“Mungkin sekitar 32 tahun kali pertama Timnas Indonesia mentas di Piala Asia, lalu terakhir kali Timnas Indonesia adalah saat menjadi tuan rumah.” kata Shin Tae-yong. 

“Sepak bola ASEAN terus berkembang, dan bagi para pemainnya mereka mendapat keistimewaan untuk bermain di kompetisi ini.” imbuh pria berusia 53 tahun itu. 

“Jadi menurut saya mereka punya kemauan yang kuat untuk menang melawan Vietnam, kita berharap bisa mendapatkan hasil tersebut, dan juga memberikan performa yang bagus bagi suporter Indonesia.” tutupnya. 

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *