Gubernur Khofifah: Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Stabil Selama Nataru

waktu baca 3 menit
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Presiden RI Joko Widodo meninjau Pasar Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, Rabu (27/12).

BANYUWANGI-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan di Pasar Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, Rabu (27/12).

Dalam peninjauan tersebut Gubernur Khofifah memastikan pada Presiden Jokowi bahwa kondisi ketersediaan bahan pokok di Jawa Timur selama liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) stoknya aman dan harganya stabil.

Hal ini karena Pemprov Jatim terus melakukan upaya optimalisasi dalam menjaga stabilitas stok dan harga bahan pokok untuk masyarakat Jawa Timur.

“Pemprov Jatim terus melakukan pemantauan harga di beberapa pasar. Kita selalu memastikan harga, supply, pemenuhan kebutuhan dasar atau sembako masyarakat,” kata Khofifah.

“Dan sejauh ini kami bisa menekankan bahwa bahan pokok di Jatim stoknya aman dan harga stabil pada masa Nataru ini. Apakah beras, daging, ataukah telur, minyak goreng, dan gula,” tambahnya.

Presiden Jokowi dialog dengan pedagang.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok di Jawa Timur tidak mengalami kenaikan  signifikan. Bahkan di sejumlah komoditi ada yang mengalami penurunan harga seperti telur, gula serta cabai.

Dari informasi yang dihimpun di beberapa pedagang, salah satunya Toko Komang Sembako. Untuk harga rata-rata kebutuhan pokok beberapa komoditi di pasar Rogojampi di antaranya harga beras saat ini berada di kisaran Rp 55.500 per 5 kg, telur Rp 25.000 per kg, gula pasir Rp 16.000 per kg, minyak goreng Rp 14.000 per liter, dan daging ayam di kisaran harga Rp. 27.000 per kg

“Sejak awal September, cek harga beras  medium kita terendah se-Jawa. Harganya memang di atas HET, tapi kalau dibandingkan dengan provinsi yang lain, harga beras medium kita yang paling terendah se Jawa,” katanya

Selain itu, dengan adanya harga kebutuhan pokok yang stabil, akan mampu menjaga angka inflasi terkendali. Hal tersebut senada dengan amanat dari Presiden Jokowi agar daerah berperan aktif dalam pengendalian inflasi.

“Dengan terus menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok melalui berbagai upaya, hal ini juga akan mampu menekan inflasi di daerah, yang berdampak pula pada angka inflasi secara nasional,” ungkapnya.

Khofifah juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong bahan pokok. Meskipun masa Nataru ini masyarakat akan meningkatkan kebutuhan di rumah.

“Kembali saya sampaikan bahwa stok bahan pangan pada masa Nataru ini sangat  aman, jadi masyarakat saya minta untuk tidak melakukan aksi borong,” pintanya.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa peninjauan yang dilakukan di Pasar Rogojampi bertujuan untuk mengecek harga bahan pangan. Ia juga mengapresiasi harga bahan pangan dalam kondisi yang stabil.

“Alhamdulillah saya senang harga-harga bahan pokok di berbagai daerah di Indonesia masih stabil, termasuk juga di Pasar Rogojampi ini. Mudah-mudahan daya beli masyarakat terus terjaga dan ketahanan pangan kita juga semakin kuat, sehingga inflasi negara kita bisa terkendali dengan baik,” katanya. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *