Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 21:20 WIB
Surabaya
--°C

Golden Buzzer dan Wrong Speech Jokowi

KEMPALAN: Dua peristiwa terjadi hampir bersamaan dan sama-sama menjadi perhatian publik di Indonesia. Yang pertama Putri Ariani, seorang penyanyi tunanetra asal Bangkinang, Kampar, Riau, mengikuti ajang pencarian bakat American Got Talent (AGT), dan secara mengejutkan mendapatkan ‘’golden buzzer’’ yang merupakan simbol penghargaan tertinggi kontes itu. Yang kedua adalah momen ‘’pidato salah’’ dari Presiden Joko Widodo pada forum Ecosperity Week di Singapura.

Penampilan Putri Ariani sungguh membanggakan. Ia berani muncul di ajang pencarian bakat paling bergengsi di seluruh dunia. Dia berani tampil di pusat bakat hiburan dunia, dan dia berani ‘’menantang’’ langsung pemilik dan pencipta AGT, Simon Cowell.

AGT menjadi ajang cari bakat terbesar di dunia dan franchise-nya tersebar ke seluruh dunia. Siapapun yang pernah mengikuti kontes itu tahu betapa sadisnya Simon Cowell sebagai juri. Ia bisa sinis, kejam, tidak kenal belas kasihan, dan tidak mau berkompromi. Tidak terhitung berapa kali Cowell menekan bel merah, untuk menghentikan performa yang dianggapnya membosankan atau tidak berkualitas.

Tetapi, Putri Ariani bisa menundukkan Cowell. Kualitas suara Putri dan kepercayaan dirinya yang tinggi membuat Simon Cowell meleleh, melongo tidak percaya. Ketika Putri menyanyikan lagunya terlihat Cowell melongo, speechless. Setelah lagu usai, empat juri memberikan standing ovation, berdiri sambil bertepuk tangan.

Tanpa berbicara apapun Cowell kemudian berjalan menuju panggung menghampiri Putri yang masih duduk di kursi piano, dan membisikkan sesuatu. Putri terkejut ketika mengetahui Cowell menghampirinya. Ternyata Cowell request satu lagu lagi dari Putri, dan Putri pun menuruti permintaan Cowell.

Di akhir lagu, empat juri memberi penilaian. Seperti biasanya, Cowell selalu memberi komentar terakhir. Kali ini Cowell memberi puja-puji setinggi langit kepada Putri. Dan, di akhir komentarnya Cowell menekan bel emas yang ada di meja juri. Golden buzzer pecah dan panggung dihujani confetti emas bersama pendaran cahaya emas yang gemerlapan.

Putri yang menyandang disabilitas tunanetra berhasil menundukkan Simon Cowell dan Amerika. Selama babak penyisihan setiap juri hanya diberi satu kesempatan untuk memberikan golden buzzer. Putri sangat beruntung karena Simon Cowell memilihnya sebagai pemenang golden buzzer. Dengan golden buzzer itu Putri bisa langsung masuk ke babak semifinal.

Kemenangan Putri disambut meriah oleh netizen Indonesia. Semua bangga terhadap penampilan Putri. Kualitas suaranya prima, permainan pianonya bersih, kepercayaan dirinya tinggi, dan bahasa Inggrisnya flawless.

Pada saat hampir bersamaan netizen Indonesia menyaksikan Presiden Jokowi memberikan pidato dalam bahasa Inggris di forum Ecosperity Week di Singapura. Dalam pidatonya, Jokowi menyematkan gimmick soal dinamika Pilpres Indonesia pada 2024 mendatang.

Di pembukaan sambutannya, Jokowi bertanya kepada audiens soal siapa pemenang Pilpres selanjutnya. Lalu Jokowi pura-pura kaget dan seketika kalau dirinya salah naskah pidato. ‘’Di hari yang indah ini saya ingin bertanya kepada anda siapa yang akan menang tahun depan pada pemilihan presiden,’’ kata Jokowi yang membuat sebagian audiens tertawa dan sebagian lainnya bingung. Kemudian Jokowi berujar, ‘’Ah wrong speech’’ (salah pidato).

Jokowi meminta maaf karena sudah salah pidato. Ia pun melanjutkan pidato tentang pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) dan menjamin akan tetap berlanjut siapa pun nanti yang menjadi presidennya. “Saya minta maaf atas kesalahan pidato tadi. Semuanya akan baik-baik saja, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Investasi Anda akan terus aman dan juga keberlanjutan ibu kota baru akan diteruskan,” kata Jokowi.

Ia melanjutkan, teman-teman di Singapura tentunya mengetahui kami dengan baik bahwa siapapun yang akan memimpin Indonesia akan membuat Negara yang besar ini menjadi powerhouse dan raksasa Asia. Jadi, semua akan baik-baik saja, kalian tidak perlu khawatir.

Kemudian, Jokowi juga mengatakan bahwa investasi yang sudah dilakukan Singapura kepada Indonesia akan terus aman. Terlebih saat ini, IKN tengah gencar-gencarnya melakukan pembangunan. “Investasi kalian di Indonesia akan terus aman dan juga keberlanjutan pembangunan IKN, kota pintar kelas dunia yang dikelilingi alam, kota hijau dengan 65 persen hutan, kota karbon netral pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan kelas dunia. Nusantara akan jadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan berbisnis,” tambah Jokowi.

Terakhir, Jokowi juga mengajak para investor di Singapura agar bisa bergabung dan menjadi bagian dari IKN. “Apa lagi yang kalian tunggu? Edelman Trust Barometer baru saja menerbitkan survei tentang kepercayaan publik dalam melakukan bisnis di Indonesia, ada di level yang tinggi, tempat kedua setelah China. Jadi sekarang waktunya untuk kalian untuk lompat ke kapal dan bergabung bersama kami’’.

Dari keseluruhan pidato Jokowi itu gimmick ‘’wrong speech’’ menjadi hal yang paling disorot. Tak hanya itu, kemampuan bahasa Inggris Jokowi juga menjadi perbincangan netizen. “Pak Jokowi ternyata bisa bahasa Inggris walaupun pelan-pelan, mantap Pak Jokowi,” tulus seorang netizen. “Meski bahasa Inggrisnya rada kagok, saya tetap mendukung dan mencintainya,” timpal netizen lainnya. “Masya Allah bahasa english-nya luar biasa,” komentar salah satu akun.

Yang berkomentar miring terhadap pidato Jokowi banyak juga. Bahasa Inggris Jokowi tidak terlihat ada kemajuan dibanding sebelumnya. Budayawan Emha Ainun Nadjib pernah mengritik pedas bahasa Inggris Jokowi. Kali ini Emha pasti tidak berkomentar, karena dia sudah kapok karena pernah kesambet.

Jokowi pernah mengeluarkan keputusan presiden pada 2019 yang mewajibkan presiden dan wakilnya berbahasa Indonesia dalam forum-forum internasional. Mungkin kali ini Jokowi lupa bahwa kepres itu belum dicabut.

Jokowi kali ini bertindak sebagai sales IKN. Dia terang-terangan berpromosi supaya IKN laku. Ini bukan kali pertama Jokowi menjadi sales. Ia pernah datang langsung menemui Elon Musk di Amerika untuk menawarkan investasi di Indonesia. Tapi misi jualan itu gagal dan Elon Musk tidak bersedia inves di Indonesia.
Rupanya Jokowi tidak kapok. Ia tetap bersedia menjadi sales untuk merayu para investor. Kali ini pun disertai dengan gimmick marketing ‘’wrong speech’’ untuk menarik perhatian calon pembeli.

Mudah-mudahan gimmick wrong speech tidak menghasilkan ‘’wrong result’’, hasil yang salah. ()

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.