JAKARTA-KEMPALAN: Kerusuhan suporter menjadi salah satu fokus masalah yang ingin dituntaskan oleh Ketua Umum baru PSSI Erick Thohir.
Kerusuhan suporter merupakan salah satu masalah yang telah mendarah daging di sepakbola Indonesia. Masalah kerusuhan suporter bahkan sudah jadi berita yang kerap menghiasi media massa.
Salah satu yang paling tragis tentunya adalah Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu. Tragedi yang terjadi usai laga Arema melawan Persebaya itu menewaskan sebanyak 135 nyawa.
Ketua Umum baru PSSI, Erick Thohir mengaku sangat prihatin dengan masalah ini.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu bahkan sudah memikirkan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sebagai pimpinan tertinggi federasi sepakbola di Indonesia, Erick bahkan berkomitmen untuk menciptakan kondisi dimana suporter bisa pulang dengan selamat sampai rumah setelah menonton pertandingan sepakbola.
“Saya selalu bilang, mimpi saya suporter pulang ke rumah dengan selamat.” ujar Erick Thohir usai menghadiri acara diskusi bersama Bonek di Warkop Pitulikur.
Pria berusia 52 itu mengatakan bahwa salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi kerusuhan suporter adalah dengan melarang pertandingan di malam hari.
Menurut Erick pertandingan Liga di Indonesia lebih baik dijadwalkan pada sore hari, seperti yang sudah disarankan oleh FIFA.
“Tetapi tidak mungkin saya menjaga seluruh suporter. Makanya contoh apakah kita benar melakukan pertandingan jam malam? Saya sangat tidak setuju. Mengapa? Kendaraan publiknya sudah tidak ada.” kata Erick.
“Ya saya mengusulkan seperti suratnya FIFA, pertandingan adanya jam sekian dan sekian (sore).Supaya apa? Supaya kendaraan umumnya ada. Masa orang nongkrong di pinggir jalan, pulang pukul 10 malam.” tambah pria kelahiran 1970.
“Akhirnya ada apa? Hal-hal yang tidak kita inginkan. Ini semua soal ekosistem. Bukan sekadar tayangan televisi main malam, tetapi suporternya tidak ada. Sama dengan Liga 2, ingin maju, tetapi disuruh main Rabu.” imbuhnya.
“Oke, yang di Liga 1 senang, coba amit-amit kalau Persebaya main di Liga 2 dan main hari Rabu, mau tidak? Itu poinnya.” tutup Ketua Umum PSSI itu.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi