JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjamin bahwa Indonesia akan menerima kedatangan semua peserta Piala Dunia U-20 tanpa terkecuali, termasuk Israel.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Lokal (LOC) Piala Dunia U-20 itu menegaskan bahwa sebagai tuan rumah Indonesia terikat kontrak untuk menjamin kedatangan seluruh peserta turnamen.
“Sesuai dengan host kontrak, negara menjamin kedatangan siapa pun yang bermain di sini, apakah Olimpiade, apakah kejuaraan dunia bola basket.” kata Erick.
“Indonesia akan menyambut semua negara yang memang menjadi kontestan Piala Dunia U-20.” tegas Erick, dikutip dari detikSport.
“Nah, kalau di Kejuaraan (Piala) Dunia U-20 saja tidak siap, ya kita jangan bidding, daripada kita memalukan diri kita kepada seluruh dunia. Jadi kita harus melayani siapapun tamu-tamu yang hadir.” ucap pria kelahiran 1970 itu.
Terkait kedatangan Israel, Erick mengatakan bahwa PSSI akan berkoordinasi dengan dua kementerian, yakni Kemenlu dan Kemenkopolhukam untuk kedatangan Israel.
Namun, mantan presiden Inter Milan itu menegaskan bahwa ajang olahraga seperti Piala Dunia U-20 harus lepas dari konteks politik.
“Ya, saya rasa begini loh konteks politik dan olahraga itu jadi bagian yang di seluruh dunia saya rasa kita sebagai tuan rumah harus menyiapkan tim manapun yang bermain.” kata Erick.
“Nah, khusus buat beberapa negara yang ada isu diplomatik tentu kita akan tadi mengelola secara hubungan dengan luar negeri.” tambah pria berusia 52 tahun itu.
“Kita sudah melibatkan Kemenlu dan Kemenkopolhukam untuk jaga hal-hal yang tidak kita inginkan, sehingga kesempatan mimpi kita Piala Dunia itu tidak sirna, atau mimpi kita menyelenggarakan olimpiade itu sirna, karena terbelenggu oleh politik bukan event olahraganya.” imbuhnya
“Tapi konsekuensinya harus benar-benar kita jaga adegan baik-baik. Oleh karena itu, kita kerjasama dengan pemerintah ada dari Kemenlu dan Kemenkopolhukam.” tegas Erick.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi