Senin, 20 April 2026, pukul : 15:25 WIB
Surabaya
--°C

Bus Persis Dilempar Batu, Walikota Solo Minta Polisi Lebih Tegas

JAKARTA-KEMPALAN: Insiden pelemparan batu kembali terjadi di Liga 1 musim 2022-2023. Setelah Arema FC, kini giliran Persis Solo yang menjadi korban.

Insiden tersebut terjadi saat persis bertandang ke markas Persita Tangerang, Indomilk Arena, pada Sabtu (28/1) sore, di lanjutan pekan ke-21 Liga 1 musim 2022-2023.

Penyerangan terjadi saat bus Persis melintas kawasan Kelapa Dua. Bus yang membawa rombongan skuad Persis itu dilempari batu oleh oknum yang tidak dikenal.

Beberapa orang dikabarkan mencoba mencegat bus dari depan dan melemparinya dengan batu. Akibat pelebaran tersebut, bus Persis mengalami kerusakan, dan satu staf mengalami luka ringan.

Dalam foto-foto yang dibagikan akun Twitter fanbase Persis, @pagarhijaumanahan, terlihat kaca bagian depan dan samping bus sampai pecah akibat lemparan benda keras.

BACA JUGA: Lawan Persebaya, Pelatih Madura Waspadai Dua Pemain Asing Bajul Ijo

Baik Persis Solo maupun Persita Tangerang sama-sama mengutuk aksi pelemparan tersebut. Kedua klub juga berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, angkat bicara mengenai insiden yang dialami klub kotanya Persis. Pria berusia 35 tahun itu menilai bahwa insiden pelemparan batu ini terjadi karena kurang tegasnya pihak kepolisian dan PSSI.

“Mohon ijin pak kapolri @ListyoSigitP. Mohon maaf jika saya lancang dan tidak sopan. Kejadian pelemparan terhadap bus pemain @persisofficial akan terus terjadi. Ini merupakan rangkaian dari tidak adanya tindakan tegas terhadap pelaku kerusuhan di Kanjuruhan.” tulis Gibran di Twitter.

“Kalau di Malang tidak dihukum, maka yang lain tidak akan takut berbuat serupa. Dan ini akan terus terjadi selama tidak ada ketegasan terhadap suporter. Saya berharap banyak kepada pak @erickthohir. Ini PR besar untuk jenengan.” tambahnya.

Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep juga memberikan tanggapannya terkait insiden tersebut. Pria beru 28 tahun itu mengaku lebih mementingkan keselamatan para pemain dan ofisial di dalam bus.

“Gapapa, nanti beli baru lagi. Yang penting sekarang keselamatan pemain dan official dulu,” balas Kaesang.

(*) Edwin Fatahuddin.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.