Kamis, 4 Juni 2026, pukul : 06:59 WIB
Surabaya
--°C

Industri Islamophobia

Sebagian besar berupa komentar panas, yang mulai membakar sentimen lebih luas. Acara-acara mingguan di televisi dan radio di seputar isu itu–yang digemakan kembali melalui koran-koran dan majalah yang berjajaring dengan Fox–telah menghasilkan USD 2 juta perolehan iklan. Karena kesuksesan ini, Fox News akhirnya dikontrak untuk memperpanjang acara-acara pembakaran sentimen anti-Islam pada tahun-tahun berikutnya.

Hal itu menjalar ke Eropa. Industri Islamophobia di Eropa menjangkau pasar yang semakin lama semakin luas. Sentimen Islamophobia di Eropa akhirnya juga melahirkan generasi baru politik kanan anti-Islam dan rasisme yang lebih radikal, ketimbang yang terjadi di Amerika. Prasangka dan kefanatikan yang lebih parah berkembang pesat. Industri ini bisa dikatakan sebagai industri rasisme baru.

BACA JUGA  AVC Women's Volleyball Nations Cup 2026

BACA JUGA: The Icons

Council on American-Islamic Relations (CAIR) dan University of California mengeluarkan laporan bersama terkait industri Islamophobia. Menurut laporan tersebut lebih dari 200 juta dolar Amerika Serikat dihabiskan untuk mempromosikan ketakutan dan kebencian terhadap Muslim di AS antara 2008 hingga 2013.

CAIR juga mengidentifikasi 74 kelompok yang mendanai dan memupuk Islamofobia di Amerika. Mereka termasuk kelompok feminis, Kristen, Zionis dan organisasi media terkemuka. Industri ini menghasilkan jutaan dolar per tahun dari mempromosikan Islamofobia. Mereka sering menampilkan diri sebagai ahli pada urusan Islam padahal mereka bukan ahlinya. Demikian pernyataan CAIR.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.