Sabtu, 18 April 2026, pukul : 03:49 WIB
Surabaya
--°C

Pegulat Jatim Sumbang 9 Medali untuk Indonesia Pada Kejuaraan Internasional di Kamboja

SURABAYA-KEMPALAN: Pembinaan olahraga Gulat di Jawa Timur benar-benar berjalan sesuai dengan harapan. Ini tak lepas dari kesuksesan empat wakil yang membela Indonesia di ajang Kejuaraan Gulat se-Asean sekaligus sebagai Pra SEA Games 2023 Kamboja yang berlangsung di Kamboja, 14-18 Desember 2022.

Pada ajang ini, Indonesia berhasil meraih 6 emas, 9 perak dan 3 perunggu. Dari perolehan tersebut Pegulat Jatim menyumbang sembilan medali. Rinciannya 4 emas, 3 perak dan 2 perunggu.

Adapun empat emas tersebut disumbang Hasan Sidik di nomor greco roman 60 Kg, Gilang Saputra di nomor greco roman 87 Kg, Varadisa Septi di nomor gaya bebas putri 76 Kg dan Candra Marimar di nomor gaya bebas putri 55 Kg.

Sedangkan tiga perak disumbang oleh Aifiya Kurniawati di nomor gaya bebas putri 68 Kg, Rachmat Hadi di nomor gaya bebas putra 74 Kg, Dimas Septo di nomor gaya bebas putra 125 Kg.

Kemudian, dua perunggu disumbang Axel Manuella Berming di nomor greco roman 130 Kg dan Shintia Eka di nomor gaya bebas putri 50 Kg.

“Hasil ini sangat kami syukuri bahwa ini adalah bukti Jawa Timur adalah barometer pembinaan Gulat di Indonesia setelah menyumbang emas terbanyak,” ungkap Ketua Dewan Penasehat PGSI Jatim, RB Zainal Arifin, Senin 19 Desember 2022.

Kendati demikian, Zainal mengatakan, ini baru tahap awal karena para atlet harus kembali mempersiapkan diri untuk tampil di SEA Games 2023 di Kamboja. “Kami harap dengan persiapan lanjutan semoga medali bagi Indonesia bisa bertambah,” kata pria yang juga Wakil Sekretaris Umum KONI Jatim itu.

Para pegulat Indonesia pamer medali usai mengikuti kejuaraan gulat di Kamboja

Di sisi lain, bagi PGSI Jatim, ini menjadi pelecut motivasi para pengurus agar bisa konsisten bahkan meningkatkan pembinaan gulat di Jatim.

Apalagi, kurang dari dua tahun ini Gulat Jatim akan kembali tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara. “Pembinaan tidak berhenti di sini, tim pelatih akan turun terus mencari dan mengembangkan bibit potensial yang ada di Jatim. Pada akhirnya kami ingin mewujudkan tagline Dari Jawa Timur Untuk Indonesia Menuju Prestasi Dunia,” pungkasnya.(Ambari Taufiq)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.