Krisis lingkungan merupakan sebuah pertanda bagi manusia untuk senantiasa memperhatikan. Sebagai khalifah dimuka bumi manusia mempunyai kewajiban untuk merawat dan menjaga kelestarian dan keberlangsungan hidup bumi.
Manusia menjadi faktor penentu dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memiliki peran dan tanggung jawab untuk memberdayakan kekayaan lingkungan guna kelangsungan hidup ekosistem. Dalam kenyataanya keinginan besar untuk menguasai alam yang cenderung menimbulkan kerusakan akibat sikap mementingkan kebutuhan sendiri tanpa memperhatikan kelangsungan hidup.
Tidak bisa dipungkiri krisis lingkungan merupakan bentuk protes bumi kepada umat manusia bahwa beberpa tindakan umat manusia justru membuat iya rusak dan terluka.
BACA JUGA: Tujuh Puluh Tujuh Tahun Merdeka, Pendidikan Indonesia Masih Terjajah
Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia diantara lainnya adalah pencemaran baik pencemaran tanah, air dan udara. Eksploitasi alam yang berlebihan serta tidak memperhatikan keberlanjutan bagi hidup bumi dan manusia.
Fenomena yang tampak jelas di lihat oleh mata ialah pencemaran akibat pembuangan limbah sembarangan baik limbah perusahan dan limbah rumah tangga yang dapat merusak ekosistem biota lainnya. Tidak jarang kita temuai limbah perusahan yang tanpa bersalah dibuang langsung ke sungai sembarangan, tidak jarang kita jumpai limbah rumah tangga dibuang saja ketanah disekitar rumah tanpa ada rasa berdosa sedikit pun,

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi