Kamis, 9 Juli 2026, pukul : 09:12 WIB
Surabaya
--°C

Revolusi Prancis

Setelah revolusi sukses muncullah Napoleon Bonaparte yang mengambil alih kekuasaan dan kemudian mengangkat dirinya sendiri sebagai kaisar. Napoleon Bonaparte (1769-1821), juga dikenal sebagai Napoleon I, adalah seorang pemimpin militer dan kaisar Prancis yang mempunyai ambisi besar untuk melakukan ekspansi ke seluruh dunia.

Dalam waktu singkat Napoleon bisa menguasai Eropa. Kemudian Napoleon memperluas wilayah jajahannya ke Afrika. Setelah merebut kekuasaan politik di Prancis dalam kudeta 1799, ia memahkotai dirinya sendiri sebagai kaisar pada tahun 1804. Cerdik, ambisius dan ahli strategi militer yang terampil, Napoleon berhasil melancarkan perang melawan berbagai koalisi negara-negara Eropa dan memperluas kerajaannya.

BACA JUGA: Korean Wave

Namun, setelah invasi yang berujung kekalahan ke Rusia pada tahun 1812, Napoleon turun takhta dua tahun kemudian dan diasingkan ke pulau Elba. Pada 1815, ia bisa kembali merebut kekuasaan. Tapi, setelah kekalahan telak di Pertempuran Waterloo, ia turun takhta sekali lagi dan diasingkan ke pulau terpencil Saint Helena, sampai ia meninggal pada usia 51.

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

Tetapi, Napoleon juga dikenal sebagai pemimpin yang menyebarkan tradisi ilmu pengetahuan ke negara jajahan, terutama Afrika. Ia melakukan invasi ke Mesir dan merebutnya dari penguasa Utsmaniyah. Tetapi, Napoleon tidak hanya membawa tentara, tapi dia juga membawa para ilmuwan untuk mendirikan lembaga pendidikan yang memberi pencerahan di Mesir dan Afrika.

Prancis juga menjajah Maroko dan Aljazair. Sama dengan Mesir, di Maroko dan Aljazair pun Prancis punya peran dalam memajukan ilmu pengetahuan. Lahir banyak ilmuwan dan filosof Prancis di Maroko dan Aljazair.

Sekarang, Maroko berhadapan dengan Prancis di semifinal Piala Dunia. Ada dendam lama yang menanti untuk dibalaskan. Hakimi dan Mbappe boleh saja bersahabat akrab. Tetapi di atas lapangan keduanya akan saling mengunci dan mengalahkan, demi kejayaan negara masing-masing. (*)

BACA JUGA  Mengapa Penderita NPD Tidak Betah di Hubungan yang Nyaman

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.