Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 20:53 WIB
Surabaya
--°C

Kaesang Krama

Patih Sangkuni, perdana menteri Astina, membujuk Durna dengan mengatakan bahwa kalau Pregiwa menjadi menantu Duryudana maka hubungan kekeluargaan dengan Amarta akan makin dekat dan perang Baratayuda bisa dihindari.

Terbujuk oleh muslihat Sengkuni, Pendeta Durna menemui Arjuna dan meminta supaya perkawinan Gatutkaca dengan Pregiwa dibatalkan. Durna mempergunakan ramuan obat-obatan untuk menghilangkan kesadaran Arjuna sehingga bersedia membatalkan lamaran Gatutkaca dan menerima lamaran Lesmana.

Gatutkaca patah hati dan hendak bunuh diri. Datanglah Prabu Kresna, penasihat spiritual dan militer Pandawa yang mencium konspirasi jahat Sengkuni dan Durna. Kresna kemudian menyusun rencana untuk menyelundupkan Gatutkaca ke keputren untuk menculik Pregiwa. Gatutkaca berhasil menculik dan membawa lari Pregiwa.

Pada saat yang bersamaan Raden Anoman, kera sakti pendukung Pandawa, diselundupkan ke keputren dengan mengubah wajah menjadi Pregiwa. Ketika saat pernikahan tiba, Lesmana gembira bisa menadapatkan Pregiwa. Tetapi, ketika berdua di dalam kamar mendadak Pregiwa berubah wujud asli menjadi Anoman yang kemudian menghajar Lesmana yang lari tunggang langgang.

Gatutkaca akhirnya berhasil mempersunting Pregiwa dan pernikahannya dirayakan dengan pesta 7 hari 7 malam. Prabu Duryudana sangat kecewa dan marah. Ia menyimpan dendam yang sangat besar terhadap Pandawa, terutama Bratasena ayah Gatutkaca yang dianggapnya sebagai musuh bebuyutan. Kelak dalam perang Baratayuda Duryudana terlibat duel satu lawan satu melawan Bratasena. Duryudana tewas dengan paha sempal oleh senjata palugada Bratasena.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.