Tiga tewas. Martin Richard (8) dari Dorchester, Massachusetts. Lingzi Lu (23) dari Liaoning, China. Krystle Campbell (29) Arlington, Massachusetts.
Melukai 264 orang. Umumnya korban kena paku-paku yang melayang. Pelaku tidak terluka. Jeda antara ia meletakkan bom dengan ledakan sekitar tiga menit.
Tito Karnavian, ketika masih Kapolda Metro Jaya berpangkat Irjen, 29 November 2015 menjelaskan tentang bom TATP. Bom yang mematikan. Biasa digunakan Al Qaeda dan ISIS, dijuluki The Mother of Satan.
BACA JUGA: Penyelidikan 4 Mayat di Kalideres Unik dan Rumit
Tito Karnavian menjelaskan beberapa peristiwa besar menggunakan bom TATP di luar negeri.
Tito: “Pertama, shoe bomber yang digunakan tersangka bernama Richard Reid, warga negara Inggris, yang berangkat dari Paris menuju Miami, tahun 2001.”
Richard menaruh TATP dalam sepatunya. Ia hendak membakar sepatunya dan membuat panik, tetapi akhirnya bisa digagalkan.
Peristiwa kedua, lanjut Tito, terjadi di London, 7 Juli 2005. Pelaku menggunakan 4,5 kilogram TATP untuk ngebom bus bawah tanah London.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi