Adler membagi Inferiority Complex dalam dua bentuk:
1) A Primary Inferiority. Perasaan inferioritas primer, berakar dari pengalaman asli kelemahan, tak berdaya, dan ketergantungan anak kecil. Akibat kurang penerimaan dan kasih sayang ortu. Atau bisa juga akibat kelemahan konstitusional yang sebenarnya.
Definisi itu didukung, diperdalam, oleh duet profesor: Richard Langton Gregory dan Oliver Louis Zangwill dalam buku mereka, “The Oxford Companion to the Mind” (Oxford University Press, 1987), bahwa teori Adler itu masuk wilayah Neuropsikologi.
BACA JUGA: Bergaya Investor Mahasiswa IPB Kebelit Pinjol
Prof Gregory (1923 – 2010) adalah guru besar Neuropsikologi di University of Bristol, Britania Raya. Sedangkan, Prof Zangwill (1913 – 1987) Guru Besar Psikologi Eksperimental, Cambridge University, Britania Raya.
Mundur ke Neuropsikologi, adalah bidang psikologi klinis dan eksperimental, mempelajari hubungan antara struktur dan fungsi otak dengan proses dan perilaku psikologis.
Neuropsikologi digunakan untuk riset pada manusia dan hewan primata atau bangsa monyet. Yakni, hasil pantauan aktivitas listrik dari sel-sel otak individual manusia dan primata. Misal, monyet otomatis jago berayun gelantungan, tanpa diajari (David G. Andrewes: “Neuropsychology, From Theory to Practice, New York Psychology Press, 2001).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi