Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 16:31 WIB
Surabaya
--°C

Khayelitsha Afsel yang Berbeda

Sekali lagi, menurut wikipedia, diskriminasi dan kontrol populasi atas kulit hitam oleh pemerintah apartheid, tidak menghalangi orang kulit hitam untuk menetap di pinggiran Cape Town.

Setelah penghapusan undang-undang GAA pada tahun 1987 banyak orang kulit hitam, terutama Xhosas, pindah ke daerah sekitar Cape Town untuk mencari pekerjaan.

BACA JUGA: Figueroa vs Fulton, Unifikasi Super Bantam WBC/WBO

Pada saat itu, banyak orang kulit hitam telah menetap secara ilegal di kota- kota  seperti  Nyanga dan

Crossroads.

Setelah Mandela jadi Presiden Afsel, UU GAA dihapus. Tapi, Khayelitsha sudah kadung jadi kampung kaleng. Meski saat ini tidak ada lagi larangan ras lain tinggal di sana, tetap saja mayoritas orang hitam bermukim di Nyanga, Khayelitsha, dan daerah-daerah kumuh lainnya.

BACA JUGA  Menuju Panggung Asia: 12 Srikandi Muda Voli Indonesia Masuk Pelatnas

Sedih sekali melihatnya…… (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.