Sekali lagi, menurut wikipedia, diskriminasi dan kontrol populasi atas kulit hitam oleh pemerintah apartheid, tidak menghalangi orang kulit hitam untuk menetap di pinggiran Cape Town.
Setelah penghapusan undang-undang GAA pada tahun 1987 banyak orang kulit hitam, terutama Xhosas, pindah ke daerah sekitar Cape Town untuk mencari pekerjaan.
BACA JUGA: Figueroa vs Fulton, Unifikasi Super Bantam WBC/WBO
Pada saat itu, banyak orang kulit hitam telah menetap secara ilegal di kota- kota seperti Nyanga dan
Crossroads.
Setelah Mandela jadi Presiden Afsel, UU GAA dihapus. Tapi, Khayelitsha sudah kadung jadi kampung kaleng. Meski saat ini tidak ada lagi larangan ras lain tinggal di sana, tetap saja mayoritas orang hitam bermukim di Nyanga, Khayelitsha, dan daerah-daerah kumuh lainnya.
Sedih sekali melihatnya…… (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi