Aming Aminoedhin
TEBAR VIRUS SASTRA
Tebaran virus korona bikin heboh alam ini, gelombang
virus bergerak dari pangkal hingga ujung dunia.
Tak pilih kasih, dijarah semua orang. Kaya-miskin,
kulit hitam atau putih. Semua orang menghindar,
berdoa jangan sampai tertular. Hanya di rumah berdoa
dan sembahyang, agar korona segera hilang.
Kini waktu agak melandai, gerak langkah tak hanya
berkutat di rumah. Bisa tebar virus sastra secara
tatap-muka, meski prokes ketat itu jadi syarat utama.
Ternyata indah penuh warna. Baca sastra seperti tamasya.
Tebar virus sastra, bukankah amalan punya makna?
Barangkali hidup perlu rel jalan bermakna. Tak hanya
ngomel, jalan laku sia-sia tanpa makna.
Mojokerto, 13/10/2021

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi