Dari interograsi yang dilakukan diumumkan bahwa perempuan itu ingin menemui Jokowi dan ingin mengatakan bahwa dasar negara Indonesia salah. Ternyata, meskipun penampilannya mirip emak-emak yang mau belanja, ternyata Siti Elina punya kesadaran politik tinggi dan melakukan tindakan berani dengan menemui Presiden Jokowi, membawa senjata pistol lagi.
Masalah ini menjadi berkembang serius karena Densus 88 mengambil alih penyeldidikannya. Ternyata perempuan ini tidak bergerak sendirian. Biasanya, kalau ada orang yang melakukan aksi nekat sendirian seperti ini disebut sebagai ‘’lone wolf’’ srigala kesepian. Atau, kalau mau lebih seram lagi, kalau kasusnya melibatkan perempuan, disebut sebagai ‘’female lone wolf’’ atau srigala perempuan kesepian.
BACA JUGA: Nasakom
Dalam kasus tahun lalu di Mabes Polri, seorang perempuan menerobos penjagaan dan menembakkan pistol ke arah polisi yang sedang berjaga. Dia langsung dilumpuhkan dan ditembak mati. Perempuan muda itu bernama Zakiah Aini, dan disebut sebagai simpatisan kelompok teroris tertentu dan bertindak sendirian sebagai lole wolf atau female lone wolf. Zakiah Aini sudah meninggal, jadi tidak bisa ditanyai lagi.
Kali ini Elina juga dikaitkan dengan kelompok teroris tertentu, seperti JAD (Jamaah Anshorut Daulah) yang pernah melakukan serangan terorisme di sejumlah daerah. Densus 88 pasti jago dalam hal mengungkap jaringan terorisme seperti ini. Dari pengembangan Densus ternyata Elina bukan lone wolf, karena ada keterlibatan suaminya dalam kasus ini.
Dari pengembangan Densus, Elina dinyatakan sebagai tersangka, dan suaminya juga jadi tersangka. Diketahui bahwa suaminya ialah anggota atau simpatisan NII (Negara Islam Indonesia), yang sudah dinyatakan sebagai gerakan terlarang. Tidak sampai disitu, guru mengaji Elina juga dijadikan tersangka, karena dianggap bersalah memberi ajaran atau doktrin yang salah.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi