JAKARTA-KEMPALAN: Beberapa hari terakhir, perenang-perenang senior Indonesia seperti I Gede Siman Sudartawa dan Glenn Victor Sutanto berkeluh kesah dalam story Instagram-nya. Intinya baik Siman atau Glenn sama-sama tidak puas dengan sistem promosi-degradasi (promdeg) yang diberlakukan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI).
Terutama terkait dengan potensi tersingkirnya perenang-perenang senior Indonesia tersingkir di dalam pemilihan skuad untuk SEA Games 2023 di Kamboja. ’’Di antara semua cabor, hanya renang yang bakal memakai 100 persen atlet junior. Yang masuk ke Pelatnas bahkan tak ada yang masuk dalam lima besar nasional,’’ sindir Siman.
Ramai-ramai di PB PRSI itu pun sampai di telinga Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Melalui ketuanya Raja Sapta Oktohari, NOC Indonesia menghargai keputusan PRSI dan meminta mereka supaya dapat lebih serius mempersiapkan atlet menghadapi agenda multievent ke depan.
BACA JUGA: PRSI Jatim Gelar Kejuaraan Renang Bertaraf Internasional
Okto (sapaan akrab Oktohari) menilai promosi-degradasi (promdeg) merupakan hal yang biasa dilakukan induk organisasi (PP/PB). Merujuk ke Surat Keputusan PB PRSI No 14 Tahun 2022 tentang Penunjukkan Atlet, Pelatih, Tim Manajer, official Tahun 2022.
Dalam surat tersebut, perenang senior seperti I Gede Siman Sudartawa, Glenn Viktor, hingga Fadlan Prawira terdegradasi. Namun, PRSI masih tetap mempertahankan beberapa wajah lama, di antaranya Farrell Armandio Tangkas dan Azzahra Permatahani.
Kebijakan tersebut diambil PRSI berdasarkan arahan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) merujuk pada rencana aksi prestasi Merah Putih menuju Olimpiade 2032 Brisbane.
BACA JUGA: PRSI Jatim Siap Grassroots Demi Porprov Jatim VII 2022
“Kami menghormati kebijakan federasi, dalam hal ini PRSI. Kami menginformasikan renang adalah cabor yang diandalkan, kini tak sebatas di SEA Games tapi juga ditargetkan di Olimpiade. NOC Indonesia telah memberikan support berupa direct Communication kepada FINA (International Federation of Aquatic) untuk memberikan dukungan kepelatihan, seperti coaching clinic dan program training camp untuk atlet. Sekarang bola ada di PRSI,” kata Okto.
Okto menyadari, tantangan yang dihadapi PRSI tidak mudah. Baik menyiapkan prestasi jangka panjang hingga jangka pendek. Untuk 2023, setidaknya ada beberapa agenda multievent yang harus diperhatikan PRSI, mulai SEA Games 2023 Kamboja (5-17 Mei), ANOC World Beach Games Bali (5-12 Agustus), serta Asian Games 2022 Hangzhou yang ditunda menjadi 23 September-8 Oktober.
“Kami menyadari tantangan PRSI tidak mudah, terlebih cabor ini juga menjadi andalan di SEA Games dan juga diproyeksikan medali di Olimpiade 2032. NOC meminta keseriusan PRSI dalam mempersiapkan atletnya menghadapi sejumlah agenda-agenda multievent tersebut,” kata Okto.
BACA JUGA: Azzahra Jadi Harapan di Tahun 2022
Sementara itu, Wisnu Wardhana selaku Manajer Pelatnas Renang Tim Indonesia menjelaskan, keputusan yang diambil PRSI adalah cara untuk merealisasikan raihan medali Olimpiade tahap 3 periode 2029-2032, di mana pemerintah menargetkan 8-14 medali emas dan masuk 10 besar dan meloloskan 450 atlet ke Olimpiade 2032.
Harapan tersebut diberikan kepada beberapa cabor yakni bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, dayung, senam artistik, renang, hingga pencak silat apabila dipertandingkan di Olimpiade.
“Sesuai dengan tujuan program DBON dan juga PPON mereka menyampaikan komposisi 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior. Kami kombinasi untuk mendukung program pemerintah,” ujar Wisnu Wardhana, Manajer Pelatnas Renang Tim Indonesia, sebagaimana pernyataan resmi dalam rilis PRSI.
Wisnu menerangkan untuk atlet senior, seperti Siman, Glenn dan Fadlan tetap berpeluang tampil di SEA Games 2023 Kamboja. Sebab PRSI membuka kesempatan tersebut melalui seleksi nasional pada Februari sesuai masukan teknis dari pelatih kepala Michael Piper. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi