Jumat, 26 Juni 2026, pukul : 03:25 WIB
Surabaya
--°C

Kado Muktamar

KEMPALAN: PAGI ini, Minggu, Muktamar Partai Komunis Tiongkok dimulai. Yang ke-20. Pesertanya 2.300 orang. Di gedung kebesaran rakyat di Beijing.

Hasilnya tidak penting: bagi Anda. Juga bagi kebanyakan orang di Tiongkok. Yang penting acara itu cepatlah berlalu.

Saya saja sudah mengeluh: Jalan Pemuda Surabaya ditutup Rabu lalu. Untuk upacara HUT Jatim. Yang sama sekali tidak penting bagi rakyat. Begitu vital jalan itu. Banyak jalan sekitarnya macet.

Kalau ini ok: Jalan ditutup untuk muktamar partai penguasa mutlak di Tiongkok.

Bukan hanya jalan utama yang ditutup. Nyaris seluruh ibu kota. Ada yang ditutup beneran ada yang ditutup terkendali. Misalnya, mobil luar kota Beijing dilarang masuk. Penjagaan ada di mana-mana. Pun di perumahan-perumahan.

BACA JUGA  Topeng Narsistik Makin Lihai Seiring Usia

BACA JUGA: Teddy Minahasa

Sekecil apa pun yang dianggap bisa mengganggu muktamar harus dicegah. Kemacetan bisa menghambat peserta muktamar. Dan kemacetan di tempat yang jauh dari lokasi bisa dicarikan alasan mengapa juga berbahaya.

Semua Apps, di HP rakyat, berubah tampilan: didominasi warna merah. Semua TV lebih banyak menayangkan sinetron baru. Topiknya berbagai keberhasilan Presiden Xi Jinping di dua periode kepresidenannya.

Pokoknya, muktamar partai komunis ini harus aman dan sukses. Memang, sempat kecolongan dua spanduk menghujat Xi Jinping. Spanduk itu dipasang di pagar jembatan di Beijing.

Dalam sekejap spanduk itu lenyap. Saya tidak tahu apakah itu spanduk murni atau spanduk kelas wanita penjual dawet di Kanjuruhan.

BACA JUGA  Kenneth Henson Sutianto Menangi “Perang Bintang” dalam IJG Premier League 5
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.