Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 07:30 WIB
Surabaya
--°C

Jalan Tengah, Koalisi Pengusung Anies Sebaiknya Pilih Khofifah sebagai Cawapres

JAKARTA–KEMPALAN: Koalisi Partai NasDem, Demokrat, dan PKS, diberitakan sudah sepakat mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden. Namun, mereka masih alot dalam menentukan siapa yang akan menjadi calon wakil presiden.

Sejauh ini, masing-masing partai menyodorkan jagoan masing-masing. NasDem misalnya mengajukan nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sedangkan Demokrat mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sementara PKS membawa sejumlah nama kadernya. Misalnya, mantan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mantan Presiden PKS M. Sohibul Iman hingga mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Menurut Direktur Eksekutif Ide Cipta Research and Consulting (ICRC) Hadi Suprapto Rusli, dari nama-nama tersebut di atas ada tiga nama yang bisa saling melengkapi dengan Anies dan memiliki peluang besar untuk menang.

“Sebenarnya ada tiga nama yang saya lihat,” ujarnya, Kamis, (29/9).

Pertama, yang paling tepat untuk mendampingi Anies adalah AHY. Mengingat, elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu lebih tinggi dibanding nama-nama lainnya. Belum lagi AHY adalah anak mantan Presiden SBY dan berasal dari partai yang pernah berjaya.

“Itu juga cukup menguntungkan. Kemudian beliau juga dari militer. Butuh pemimpin yang tegas juga di situ,” paparnya.

Alternatif kedua menurutnya adalah Khofifah. Karena Khofifah bisa mewakili unsur gender, berasal dari provinsi dengan suara terbesar kedua di Indoensia, yaitu Jawa Timur, serta representasi ormas terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama.

“Jadi cukup melengkapi,” imbuhnya.

Sementara pilihan terakhir adalah Jenderal Andika. Selain memiliki jaringan, kelebihan Andika adalah latar belakangnya sebagai militer dengan karir yang paripurna.

“Beliau jenderal. Representrasi sikap tegas,” ungkapnya.

Namun untuk menghindari jalan buntu dalam menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi Anies, menurutnya, ketiga partai bisa mengambil jalan tengah dengan memilih tokoh nonpartai. Hal ini semakin melengkapi bahwa Anies juga bukan berasal dari partai.

“Alternatifnya, asal mau ngalah, mungkin yang nonpartai. Jadi bisa sama-sama nonpartai. Berarti Andika atau Khofifah,” lanjutnya.

Di antara keduanya, elektabilitas Andika memang masih jauh di bawah. Sehingga sulit untuk menang kalau menjadi cawapres mendampingi Anies.

“Jadi paling diunggulkan tentu Khofifah,” tandasnya. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.