LONDON-KEMPALAN: Berakhir sudah lima laga pemungkas timnas Inggris sebelum bertanding di Piala Dunia 2022, Nopember mendatang. Enam laga yang dilakoni dengan tanpa mendapatkan satu pun kemenangan dari UEFA Nations League.
Terakhir di Wembley Stadium, London, Selasa dini hari WIB (27/9) Inggris makin memperlihatkan grafik mengerikannya jelang Piala Dunia setelah tertahan 3-3 melawan Jerman.
BACA JUGA: Maguire Blunder, Begini Kata Southgate
Dari enam laga yang menghasilkan tiga kali imbang dan tiga kekalahan tersebut, tactician Inggris Gareth Southgate menurunkan 34 pemain dari 37 nama yang dipanggil ke St George Park (sebutan kamp latihan Inggris). Tetapi, siapa yang layak dibawa ke Piala Dunia?
Termasuk untuk menentukan keputusan terbaik antara membawa Harry Maguire yang tetap menjadi sorotan dengan blunder-blundernya seperti di balik gol penalti Gundo (sapaan Gundogan).
Membawa Maguire yang paling jadi pertanyaan. Tak hanya di timnas, di Manchester United Maguire sudah bukan pilihan utama tacticus Erik ten Hag. Masalahnya, Maguire termasuk sosok dengan banyak pengalaman dalam ajang-ajang mayor. Termasuk Piala Dunia.
BACA JUGA: Sering Dihujat, Maguire: Media Hanya Mengejar Klik
Bek kiri Inggris dan rekan setim Maguire di United, Luke Shaw, menyebut faktor leadership yang ada dalam diri Maguire masih dibutuhkan Harry Kane dkk. Terutama di Piala Dunia.
’’Lihatlah ketika Euro 2020 dan apa yang dia lakukan. Orang-orang harus memahami bahwa dia bagian besar skuad Inggris dan kami harus menerimanya (keputusan jika Maguire dibawa ke Qatar),’’ harap Shaw.
’’Kalaupun dia tetap bersama kami itu berarti Gareth memercayainya. Percayalah pada Gareth,’’ sambung Shaw seperti dikutip dari laman Daily Mail.
Begitu keukeuh-nya Southgate untuk memboyong Maguire ke Qatar, dia sampai menyebut hanya kondisi yang luar biasa alasan dirinya agar tak memanggil bek Inggris termahal itu ke Piala Dunia.
BACA JUGA: Halo Southgate, Kok Masih Panggil Bek Lawak Harry Maguire Sih?
Padahal Inggris sebenarnya punya beberapa nama yang bisa jadi pembanding kekuatan Maguire dan bek-bek tengah lainnya. Sebut saja centre back Wolverhampton Wanderers Conor Coady atau bek tengah AC Milan Fikayo Tomori.
Nama terakhir bahkan musim lalu jadi tulang punggung AC Milan memenangi scudetto. Di dalam sejarah tak banyak pemain Inggris yang bisa membawa klubnya di Serie A memenangi scudetto. Itu yang menjadi nilai plus mantan bek Chelsea tersebut.
’’Saya pikir Fikayo Tomori lebih menjanjikan ketimbang Harry (Maguire),’’ klaim mantan bomber timnas Inggris yang juga pandit Gary Lineker itu. Faktanya, sebagai calon anak baru di Piala Dunia, Tomori belum mendapatkan kepercayaan dari Southgate sepekan ini. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi