Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 23:55 WIB
Surabaya
--°C

Maguire Blunder, Begini Kata Southgate

LONDON-KEMPALAN: Keputusan tactician timnas Inggris Gareth Southgate tetap mengusung nama bek Manchester United Harry Maguire di dalam Piala Dunia 2022 mendatang bisa semakin kencang dikritisi. Apalagi setelah menyaksikan drama horor yang diwarnai blunder Maguire di Wembley Stadium, London, Selasa (27/9).

Blunder Maguire itu terjadi ketika The Three Lions (julukan timnas Inggris) ditahan imbang 3-3 Jerman di dalam matchday terakhir UEFA Nations League. Gol pertama Jerman jadi bukti bahwa Maguire beresiko jika tetap dibawa ke Qatar.

BACA JUGA: Halo Southgate, Kok Masih Panggil Bek Lawak Harry Maguire Sih?

Dalam blundernya itu, kapten Manchester United tersebut salah mengirimkan bola yang seharusnya dia berikan ke rekan setimnya di United, Luke Shaw. Akan tetapi, bola mampu dipotong penyerang Jerman Jamal Musiala. Maguire dan Musiala pun berada dalam situasi one on one.

Musiala lebih cerdik dengan mengarahkan bola ke sela-sela kaki Maguire sehingga memaksa salah satu bek termahal di Inggris itu mengganjalnya di dalam kotak penalti. Ilkay Gundogan sukses menjadi algojo penalti pada menit ke-52.

Harry Kane dkk semakin sulit saat Kai Havertz memperbesar keunggulan Die Mannschaft (julukan timnas Jerman) pada menit ke-67. Inggris sebenarnya sempat membalikkan ketertinggalan melalui Shaw (menit ke-72), Mason Mount (75’), dan penalti Kane pada menit ke-83.

BACA JUGA: Sering Dihujat, Maguire: Media Hanya Mengejar Klik

Akan tetapi, Havertz kembali jadi momok bagi pertahanan Inggris yang bukan hanya diwarnai performa jeblok Maguire. Begitu pula dengan penjaga gawang Nick Pope tersebut. Havertz menyamakan skor saat menit ke-87.

Southgate tetap memasang badan untuk Maguire. ’’Sulit untuk melihatnya dari samping lapangan. Ini adalah persoalan penguasaan bola. Tetapi lihat, sebagai sebuah tim, mereka benar-benar bersatu pekan ini. Kami sedang berada dalam periode yang sulit. Secara tim, mereka sudah berkembang,’’ begitu yang dikatakan Southgate seperti dikutip dari laman 90Min.

Dia menyebut, tekanan demi tekanan bisa membuat permainan anak asuhnya jadi semakin matang. Itu yang dia harapkan terjadi pada Piala Dunia nanti. Apalagi setelah gagal menyelamatkan Inggris degradasi ke League B dalam UEFA Nations League kali ini.

’’Pekan-pekan ini kami sudah belajar banyak. Mereka harus melangkah ke depan dan tetap bersatu. Apa yang kami jalani saat akhir-akhir ini akan menguntungkan kami dalam jangka panjang,’’ klaim Southgate yang gagal memberikan kemenangan bagi Inggris dalam enam laga terakhir. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.