SURREY-KEMPALAN: Setelah dua musim vakum, maka akhir pekan ini (2/10) untuk kali pertama Grand Prix Formula One akan menyambangi kawasan Asia. Khususnya di Asia Pasifik. Dimulai dari Grand Prix Singapura yang digelar di sirkuit jalanan Marina Bay Street Circuit pada 2 Oktober dan berlanjut ke Grand Prix Jepang di Suzuka International Racing Course, 9 Oktober.
Kali terakhir Grand Prix Formula One menyambangi sirkuit di Asia Pasifik pada musim 2019 yang lalu. Grand Prix Jepang jadi yang terakhir digelar pada 13 Oktober 2019. Setelah itu dua musim beruntun rangkaian balapan Formula One di Asia Pasifik dibatalkan karena pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Sulit Dikejar, Verstappen Berpeluang Juarai Formula One Musim Ini
Makanya untuk merayakan kembalinya Formula One ke Asia Pasifik, salah satu konstruktor yang berkompetisi di ajang ini McLaren F1 Team pun menandainya dengan meluncurkan livery barunya dalam dua seri di Asia Pasifik tersebut.
Dari laman resmi McLaren, akan ada hiasan neon pink dan ilustrasi mesin dinamis yang diadopsi dari cyberpunk. Desain effervescent mewakili teknologi baru dari kawasan Asia dengan pandangan masa depan. Terinspirasi dari lansekap kota Singapura dan Suzuka.
Livery ini sekaligus jadi awal dari kampanye “Future Mode” hasil kerja sama antara McLaren dan OKX. Bukan hanya livery yang dipampang dalam badan mobil MCL36, begitu pula dalam baju yang bakal dikenakan kedua pembalapnya, Daniel Ricciardo dan Lando Norris.
BACA JUGA: Silvestone yang Manis Jadi Milik Sainz
’’Kampanye mode masa depan ini akan menjadi kesempatan untuk memperjuangkan segala dari nilai-nilai ini secara bersama-sama di panggung global kami,’’ ungkap CEO McLaren Racing Zak Brown, di dalam laman Crash.
’’Sungguh luar biasa dapat kembali balapan di Singapura dan Suzuka, dan sirkuit yang luar biasa itu akan memberikan kami latar belakang yang ideal bagi kami untuk merayakan kebersamaan kami,’’ sambung Brown.
Kali terakhir, McLaren pernah berjaya di Asia Pasifik sudah terjadi sedekade lalu. Tepatnya dalam Grand Prix Singapura musim 2012. Pembalapnya ketika itu Jenson Button mampu finis di podium kedua. Ketika itu, namanya masih McLaren Mercedes. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi