Menjelang suksesi kepemimpinan nasional 2024, bangsa ini membutuhkan kewarasan, kewarasan berpikir dan kewarasan bertindak. Kewarasan itu diharapkan akan menjadi panglima memilih pemimpin yang baik, bukan memilih pemimpin yang pura pura baik. Kita sudah pernah punya pemimpin yang pura pura baik, nyatanya kejam terhadap rakyat. Kita sudah pernah punya pengalaman memilih pemimpin yang katanya pro terhadap rakyat, nyatanya kebijakannya menyengsarakan rakyat dan menguntungkan oligarki. Pengalaman – pengalaman itu harus menjadi pelajaran agar kita tak mengulangi lagi kesalahan kesalahan yang lalu.
BACA JUGA: Teriakan Revolusi di Demo BBM dan Teriakan Anies Presiden di KPK
Saya masih yakin masih ada calon pemimpin Indonesia yang baik dan bisa diharapkan untuk memperbaiki keadaan Indonesia yang sedang tidak baik baik saja.
Setidaknya dengan kewarasan yang kita miliki, kita akan lebih bijak dan cerdas dalam memilih pemimpin Indonesia yang baik. Masih waras nggak seh kita ini? (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi