KEMPALAN: JENDERAL Dudung Abdurrachman membuat heboh lagi. Kali ini dia terekam dalam video memerintahkan anak buah dan jajaranya untuk melakukan protes terhadap Effendi Simbolon, anggota DPR RI dari PDIP, yang dianggap melecehkan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dengan menyebutnya sebagai gerombolan yang mirip ormas.
Jenderal Dudung layak dinobatkan sebagai salah satu ‘’news maker’’ dari kalangan TNI. Beberapa pernyataan dan tindakannya dianggap kontrovesial dan memantik reaksi ramai dari berbagai kalangan. Ketika menjadi Pangdam Jaya Dudung menggerakkan anggotanya untuk mencopot baliho bergambar Habib Rizieq Shihab. Karena tindakan itu, oleh pendukung Habib Rizieq, Dudung diledek sebagai jenderal baliho.
Dudung memantik reaksi keras lagi ketika mengatakan ‘’tuhan bukan orang Arab’’. Banyak protes terhadap Dudung karena menganggap pernyataan itu melecehkan agama Islam. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merespons desakan masyarakat untuk memeriksa Dudung. Dalam pemeriksaan itu Dudung dinyatakan klir.
Banyak yang menganggap Dudung sebagai ‘’jenderal politik’’ karena langkah-langkahnya banyak yang bernuansa politik. Kali ini Dudung menjadi sorotan setelah Effendi Simbolon, dalam sidang dengar pendapat antara Komisi I DPR RI dengan Panglima TNI, menyebut terjadi perpecahan antara Jenderal Dudung dengan Jenderal Andika Perkasa.
Beberapa indikator diungkap Effendi untuk menggambarkan keretakan itu. Menurut Effendi, dalam beberapa acara yang melibatkan Jenderal Andika tidak terlihat kehadiran Jenderal Dudung. Indikasi ini memunculkan spekulasi bahwa dua jenderal itu sedang terlibat persaingan dingin. Jenderal Dudung disebut-sebut berambisi untuk menjadi panglima TNI menggantikan Jenderal Andika yang akhir tahun ini pensiun.
Indikasi perpecahan dua jenderal itu diendus oleh Effendi Simbolon. Perang bintang antar dua jenderal itu diungkapkan dalam rapat dengar pendapat yang dihadiri Jenderal Andika tanpa ada Jenderal Dudung. Dalam kesempatan itu Effendi meminta kepada Jenderal Andika untuk menjelaskan ketidakhadiran Jenderal Dudung dan menjelaskan mengenai spekulasi perpecahan di antara mereka.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi