Pakdhe joyo Kertomas
Waktu smp saat pelajaran PMP dulu dijelaskan keunggulan sistem pemerintahan republik dibanding monarki. Tapi kenyataannya sekarang yg monarki lebih langgeng lebih stabil lebih makmur. Sementara yg republik ribut terus. Bahkan ributnya sudah sampai hal hal yg kontraproduktif. Dan ndak maju2 akhirnya. Indonesia hanya jogja yg masih sistem monarki. Dan ternyata yo lebih adem ayem. Jalannya mulus. Hanya sekedar renungan. Ternyata buah pikiran para bapak bangsa di bpupki masih jauh dari kebenaran.
AnalisAsalAsalan
Pakdhe, tunggu saja setelah raja Yogyakarta sekarang mangkat. Gonjang-ganjing “Sabda Raja/Dhawuh Raja”, akankah membuat putrinya menjadi Ratu? Ataukah kedudukan raja beralih ke saudara raja sekarang? Ataukah keistimewaan Yogyakarta berakhir, ada pilkada? Just wait and see.
Rihlatul Ulfa
Pak Mirza ini apa dulunya wartawan senior di Jawa Post ya? Atau seorang Dosen? Kok pinter bgt. Saya suka mikir, bacaan apa saja yg setiap hari pak Mirza baca. Tolong kasih tahu pak.
agus budiyanto
Belajar dari Ratu Elizabeth, tidak perlu mematut matutkan diri dan menjual diri untuk menjadi pejabat, kalau sudah titi wancine, walau sudah menolak, akan datang juga jabatan itu.
Jimmy Marta
Komen out of topic. Pertemanan pak Suharso Monoarfa dg menkumham Yasonna Laoly harus berakhir. Kemaren sk plt M Mardiono disahkan. Ternyata surat kesejawatnya di kabinet diabaikan. Tapi belum tahu posisinya di kabinet.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi