Rihlatul Ulfa
Saya pernah bertanya, bagaimana jika anak kecil luar negeri yg agamanya bukan Islam. Tetapi terkena kanker dan meninggal. Apakah ia akan tetap masuk neraka? Karena bukan Islam, karena yg bukan Islam dikatakan kafir. Padahal ia belum mempunyai dosa. Bukankah di Tuhan kita adil. Maka apapun agama yg dianutnya, bisa saja ia meninggal dengan keadaan Husnul Khatimah. Saya sempat berfikir, bukankah Tuhan kita memang satu. Hanya cara menyembahnya saja yg berbeda-beda. Tidak adil rasanya saat manusia yg sangat baik hati, pekerja keras, bermanfaat bagi banyak orang bahkan negaranya, mempermudah banyak urusan orang, jujur. Hanya karena ia tidak Islam. Maka ia pasti masuk neraka. Saya percaya ada cara Tuhan tersendiri untuk menerima semua amalan itu. Tentu saya sangat mencintai agama saya, Islam. Tapi saya juga suka kekelenteng, melihat mereka sembahyang-memperhatiannya, tata cara sembahyangnya begitu lama dan bertahap-tahap. Saya juga pernah ke gereja Katedral Jakarta, sayang saat itu saya tidak bisa masuk karena ada pernikahan yg sedang diselenggarakan di sana. Damai dan toleransi itu adalah attitude terbaik jangan pernah merusaknya.
EVMF
Ada hal yang menarik dari Raja baru Inggris (Raja Charles III), ketika masih sebagai Pangeran, memiliki nama Kerajaan dengan Gelar resminya yang sangat panjaaaaannnnggg : “His Royal Highness Prince Charles Philip Arthur George, Prince of Wales, KG, KT, GCB, OM, AK, QSO, PC, ADC, Earl of Chester, Duke of Cornwall, Duke of Rothesay, Earl of Carrick, Baron of Renfrew, Lord of the Isles and Prince and Great Steward of Scotland.” Hal menarik lainnya, ketika Pangeran Charles berdebat dengan Pangeran Philip (ayahnya), Pangeran Charles sempat melontarkan kata-kata “Remember who you are speaking to: a future King.” (mungkin Pangeran Philip tepok jidat tuh… haha).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi