KEMPALAN: BBM naik itu sudah biasa, bahkan di zaman pemerintahan sekarang ini sudah 4 kali BBM mengalami penyesuaian harga kalau tidak boleh dibilang naik.
Alasan BBM naik juga selalu itu itu saja, beban anggaran pemerintah yang begitu berat, subsidi BBM mengalami ketidak tepatan sasaran, lalu kalau hanya begitu begitu saja alasannya, apa yang dilakukan oleh pemerintah selama ini?
Solusi yang ditawarkan selama ini juga solusi konservatif kalau tidak dibilang solusi kolot yang tak pernah beranjak dari 3 hal, hutang, menaikkan harga BBM dan pencabutan subsidi lalu dialihkan dan menjual asset.
Belum ada solusi kreatif yang bisa melepaskan rakyat dari jeratan beban hidup akibat pandemi yang mendera. Pemerintah tak mau tahu penderitaan rakyatnya, hanya banyak beretorika dan membangun citra.
BACA JUGA: Menakar Daya Tarik Anies
Pemerintah seolah kehilangan moralitas kepemimpinannya, tak perduli dengan keluh kesah dan penderitaan rakyatnya, setali tiga uang, kalangan legislatif hanya menjadi paduan suara yang merdu meninabobokan, padahal mereka menisbahkan dirinya sebagai wakil rakyat, hukum apa lagi, institusi kepolisian lebih parah lagi, seolah kepolisian itu hukum tersendiri, menyebabkan ambruknya institusi kepolisian, karena adanya mafia didalam tubuh institusi kepolisian, hal yang sama juga terjadi pada kejaksaan dan pengadilan.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi