KEMPALAN: KONSORSIUM 303 Kaisar Sambo mengalir sampai jauh. Beberapa orang yang selama ini dikenal sebagai crazy rich disebut-sebut terlibat. Beberapa selebgram mengendorse situs 303 dengan bebas. Dan, yang paling baru, uang haram 303 diduga mengalir dan menggerojok ke beberapa klub sepak bola.
Tiga klub dilaporkan ke polisi karena diduga mendapat aliran uang haram dari judi online. Tiga klub itu adalah Arema FC, PSIS Semarang, dan Persikabo 1973. Arema Malang sekarang dikelola oleh Gilang Widya Permana yang dikenal sebagai crazy rich asal kota Malang. Ada nama Iwan Budianto, wakil ketua umum PSSI di manajemen Arema FC. PSIS Semarang dikelola oleh Yoyok Sukawi, anggota Komite Eksekutif PSSI, dan Persikabo 1973 dikelola oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang melakukan merger dengan klub Persiram Raja Ampat.
Ketiga klub itu diduga menerima aliran duit judi online melalui sponsorship, dengan memasang brand judi di jersey klub dan di papan iklan di dalam stadion. Belum diketahui berapa banyak uang haram yang mengalir ke klub itu. Selain ketiga klub itu, PSSI sebagai otoritas sepak bola tertinggi nasional juga ikut dilaporkan ke polisi.
BACA JUGA: Sportwashing
Judi dalam sepak bola sudah menjadi isu yang beredar lama, tapi tidak pernah diungkap secara tuntas. Pengaturan hasil pertandingan, atau match fixing, penyuapan terhadap pemain dan perangkat pertandingan, menjadi kasus yang marak beberapa waktu terakhir ini, sampai muncul istilah mafia sepak bola.
Kalau di tubuh Polri disebut ada mafia yang diduga berada di bawah kepemimpinan ‘’Kaisar Sambo’’, maka di dunia sepak bola juga ada mafioso yang dipimpin oleh seorang godfather juga. Beda dengan mafia Polri yang sekarang terbongkar, mafia di sepak bola Indonesia tidak pernah terbongkar, dan identitas godfather tidak pernah diketahui.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi